Membawa orang tua atau mertua liburan sering kali bikin deg-degan. Niat hati ingin memberikan pengalaman refreshing, tapi kalau salah pilih destinasi yang terlalu panas atau menuntut banyak jalan kaki, ujung-ujungnya mereka malah kelelahan dan mood-nya jadi berantakan. Keresahan ini wajar banget dialami. Berlibur bersama orang tua memang mewajibkan kita untuk menurunkan ritme jalan dan lebih banyak bersantai.
Itinerary Weekend Bareng Mertua di Solo: Santai, Nyaman, dan Bebas Drama

Membawa mertua atau keluarga besar liburan akhir pekan membutuhkan strategi khusus agar agenda tetap berjalan santai dan orang tua tidak gampang kelelahan.
Kunci utamanya adalah memilih destinasi yang teduh, minim jalan kaki jauh, menyewa kendaraan yang lapang, serta menyediakan waktu istirahat siang yang longgar di hotel.
Rute akhir pekan ini mencakup wisata budaya di Pura Mangkunegaran, keliling kota naik Bus Tingkat Werkudara, hingga belanja eksklusif di Kampoeng Batik Kauman.
Sebagai solusinya, Kota Solo adalah salah satu destinasi wisata paling ideal dan ramah lansia yang bisa kamu kunjungi. Ketimbang memaksakan diri menyetir jauh menembus kemacetan yang bikin pegal, kamu bisa memulai perjalanan dengan nyaman menggunakan moda kereta api antarkota kelas eksekutif, lalu melanjutkan eksplorasi kota dengan santai.
Yuk, simpan itinerary santai selama dua hari satu malam di Solo berikut ini biar liburan keluarga besarmu bebas drama!
1. Wisata Budaya Santai di Pura Mangkunegaran (Sabtu Pagi)

Mulai hari pertamamu sekitar pukul 09.00 WIB dengan mengunjungi Pura Mangkunegaran. Kenapa harus ke sini dan bukan ke Keraton Surakarta? Istana yang satu ini letaknya jauh lebih teduh, sangat tertata rapi, dan luasnya bersahabat sehingga mertua tidak akan kelelahan berjalan kaki mengelilinginya.
Sangat disarankan untuk menyewa jasa pemandu wisata lokal (tour guide). Orang tua pasti akan sangat menikmati cerita runtutan sejarah dari pemandu sembari duduk-duduk rileks di teras pendopo yang berangin sejuk. Jangan lupa manfaatkan smartphone andalanmu—terutama jika sudah dilengkapi sistem pencitraan lensa Leica yang canggih—untuk mengabadikan potret senyum bahagia mereka di area bangunan bersejarah ini.
2. Kulineran Siang Ber-AC dan Waktu Rehat (Sabtu Siang)

Tepat pukul 11.30 WIB, melangkahlah untuk mencari makan siang. Hindari warung tenda yang panas menyengat saat tengah hari. Pilihlah Toko Sosis Solo Elrina atau Sumber Hidangan yang ruangannya tertutup, ber-AC, dan nyaman. Di restoran ini, keluarga bisa menikmati santapan khas seperti Selat Solo, sup matahari, atau seporsi bestik yang empuk.
Setelah perut kenyang, langsung arahkan kendaraan menuju hotel untuk check-in pada pukul 13.30 WIB. Ini adalah aturan emas yang tak boleh dilewati: jangan memaksakan agenda wisata di siang hari bolong! Berikan waktu ekstra bagi mertua untuk tidur siang atau sekadar meluruskan punggung di kasur hotel agar stamina mereka kembali terisi penuh.
3. Keliling Kota Naik Bus Tingkat Werkudara (Sabtu Sore)

Ketika matahari mulai turun dan cuaca semakin bersahabat sekitar pukul 16.30 WIB, ajak keluargamu menikmati suasana sore kota dengan menyewa atau membeli tiket Bus Tingkat Werkudara.
Ini adalah cara paling brilian untuk jalan-jalan tanpa takut bikin orang tua capek. Mertua cukup duduk manis bersandar di dalam kabin bus yang sejuk sambil menikmati pemandangan hilir mudik sore hari di sepanjang jalan protokol Kota Solo. Sebuah pengalaman wisata sederhana namun sangat membekas di hati.
4. Sarapan Syahdu & Berburu Batik Premium (Minggu Pagi)

Awali Minggu pagimu pukul 07.30 WIB dengan menyeruput kehangatan kuah soto legendaris di Soto Gading 1 atau Soto Triwindu. Generasi orang tua biasanya sangat menyukai suasana warung tradisional yang guyub dengan pilihan lauk komplit seperti sate paru, empal, dan perkedel. Tak perlu repot membawa banyak uang tunai, karena berbagai UMKM kuliner legendaris ini kini sudah melek teknologi dan mengadaptasi sistem pembayaran digital untuk memudahkan transaksi pelanggan.
Setelah sarapan, lanjutkan agenda santai ke Kampoeng Batik Kauman. Kenapa tidak belanja ke Pasar Klewer? Pasar grosir tersebut cenderung sangat padat, sumuk, dan menuntut energi ekstra untuk tawar-menawar. Sebaliknya, di kawasan Kauman kamu bisa mengajak mertua berjalan santai menyusuri gang-gang estetik dan memilih batik tulis kualitas premium langsung di dalam rumah-rumah galeri yang tenang dan ber-AC.
5. Makan Siang Klasik Sebelum Pulang (Minggu Siang)

Menjelang tengah hari, tutup agenda liburan akhir pekan ini dengan makan siang di Resto nDalem Kepatihan. Restoran ini menyajikan berbagai menu tradisional dengan nuansa rumah Jawa kuno yang kental, luas, dan sangat menenangkan hati. Sebagai alternatif to-go, kamu juga bisa membungkus Tengkleng Klewer Ibu Edi sebagai buah tangan lezat untuk dinikmati setibanya di rumah nanti.
Tips Tambahan

Agar kenyamanan mobilitas orang tua tetap terjamin seratus persen, pastikan kamu menyewa mobil berjenis MPV yang lapang (seperti Innova) agar mereka bisa naik-turun dengan mudah dan bersandar rileks selama di perjalanan. Apabila mertua memiliki keterbatasan fisik, jangan ragu membawa kursi roda dari rumah, mengingat banyak destinasi di Solo yang sudah cukup ramah bagi pengguna kursi roda.
Membahagiakan orang tua lewat liburan kecil yang tertata rapi akan menjadi kenangan manis yang sangat berharga bagi masa tua mereka. Nah, sudah siap mengajukan cuti dan membawa keluarga besarmu berlibur akhir pekan ini? Yuk, ceritain pengalaman seru atau dramamu saat liburan bareng keluarga di kolom komentar di bawah ini!
















