Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jelang Nataru, Pelabuhan Tanjung Emas Dibikin Senyaman Bandara

Jelang Nataru, Pelabuhan Tanjung Emas Dibikin Senyaman Bandara
Kapal pesiar di Pelabuhan Benoa (Dok.IDN Times/Pelindo)
Share Article

Semarang, IDN Times - Mendekati momentum Natal dan libur tahun baru, otoritas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mulai bersolek. 


Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang menyatakan areal dermaga kedatangan penumpang kapal saat ini telah dilengkapi sejumlah peralatan pemantau cuaca untuk menunjang kenyamanan para penumpang. 

 

1. KSOP siapkan pusat informasi cuaca

Kepala KSOP Tanjung Emas Semarang, Capt Mochamad Abduh saat menyematkan emblem satgas posko Nataru. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Kepala KSOP Tanjung Emas Semarang, Capt Mochamad Abduh saat menyematkan emblem satgas posko Nataru. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Kepala KSOP Tanjung Emas Semarang, Capt Mochamad Abduh mengungkapkan di dalam pelabuhan sudah tersedia pusat informasi cuaca berserta jadwal kedatangan maupun keberangkatan kapal. 


"Kesiapan dari kita di pelabuhan tentunya kita siapkan pusat informasi yang menjelaskan segala hal ada di layar LED. Mulai dari jadwal kapan kapalnya berangkat, kapan tiba dan juga terpenting lagi ada info BMKG yang terupdate soal perubahan cuaca ddi perairan laut. Jadi supaya para calon penumpang kapal ini gak kecele saat menunggu di pelabuhan," kata Abduh usai menggelar apel siaga personel Nataru, Rabu (18/12/2024). 

2. Pelabuhan Tanjung Emas gak ada calo

Apel siaga Nataru di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Apel siaga Nataru di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Untuk sistem masuknya penumpang ke dalam kapal, katanya juga telah dilengkapi sistem tiket dengan barcode. Sehingga adanya fasilitas ini bisa memberi kenyamanan layaknya masyarakat saat masuk ke dalam bandar udara. 


Selain itu, Abduh berkata pada area ruang tunggu penumpang kapal juga dipastikan steril dari para pedagang asongan. Bahkan, Abduh berani memastikan sejak lama Pelabuhan Tanjung Emas tidak ada lagi para calo tiket. 


"Untuk tiketnya dibuat sistem online jadi cukup deteksi di barcode. Jadi tidak ada asongan dan tidak ada calo. Sudah kita buat senyaman mungkin seperti di bandara," tuturnya. 

3. Diprediksi ada 24 ribu penumpang kapal

Personel gabungan dari KSOP, Pelindo dan Polair apel siaga Nataru. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Personel gabungan dari KSOP, Pelindo dan Polair apel siaga Nataru. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Pihaknya memperkirakan penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Tanjung Emas ada sebanyak 24.000 orang. Walau tidak signifikan tetapi peningkatan penumpang akan terasa mulai pertengahan Desember ini sampai 8 Januari 2025. Untuk puncak kedatangan penumpang akan terjadi 22-23 Desember nanti. 


Sebagai peningkatan keamanan, katanya KSOP menggelar uji petik pada kapal yang dioperasikan untuk momen Natal dan tahun baru. "Dari uji petik kita bisa cek fasilitas kapal yang rusak. Kalau pas ada kekurangan atau kerusakan sudah bisa disiapkan," tambahnya. 

4. KSOP siapkan kapal cadangan dari Pelni

PT. PELNI mensosialisasikan PELNI Mobile sekaligus memperkenalkan aplikasi (Dok. Istimewa)
PT. PELNI mensosialisasikan PELNI Mobile sekaligus memperkenalkan aplikasi (Dok. Istimewa)

Sebagai peningkatan keamanan, katanya KSOP menggelar uji petik pada kapal yang dioperasikan untuk momen Natal dan tahun baru. "Dari uji petik kita bisa cek fasilitas kapal yang rusak. Kalau pas ada kekurangan atau kerusakan sudah bisa disiapkan," tambahnya.


Saat ini pihaknya menyampaikan terdapat sejumlah kapal yang dioperasikan dengan daya angkut mencapai 1.000 penumpang. Rutenya dari Semarang-Kumai PP dan satu rute lagi yaitu Semarang-Karimunjawa PP. 


Khusus rute Karimunjawa, pihaknya telah menyiapkan kapal cadangan dari Pelni. "Kita siapkan kapal cadangan dari Pelni karena di Karimunjawa ombaknya besar. Maka armada dibackup dari Jepara," terangnya. 


Lebih lanjut, ia meminta seluruh instansi terkait untuk terus berkomunikasi dan berkolaborasi guna memastikan kelancaran, keamanan dan kenyamanan selama posko berlangsung.
 
“Kolaborasi antar instansi dan unsur terkait lainnya sangat diperlukan untuk menciptakan layanan angkutan laut yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Abduh. 
 
Sementara dalam rapat koordinasi Nataru sebelumnya, disiapkan enam armada kapal penumpang dari dua agen pelayaran yang melayani lima pelabuhan di antaranya Pelabuhan Sampit, Pelabuhan Kumai, Pelabuhan Karimun, Pelabuhan Tanjung Emas. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Dompet Selamat! 5 Trik Pacaran Hemat di Solo-Semarang Pas Malam Minggu

27 Jun 2026, 16:00 WIBNews