Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Haru! Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Solo, Keluarga Iklas
Prosesi pemakaman korban KM Virgo 8 di Solo, Jawa Tengah. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Jenazah Guntur Aji Pangestu, korban kapal KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, ditemukan setelah lebih dari dua pekan dan dimakamkan di Solo pada 29 September 2026.
  • Guntur ditemukan di dalam kamar kapal dalam kondisi utuh. Identifikasi jenazah terkendala kondisi korban, sehingga tim mencocokkan data antemortem keluarga, termasuk struktur gigi dan DNA.
  • Keluarga merasa lega meski berduka setelah jenazah dipulangkan. BPBD Solo mengingatkan pentingnya mengenali jalur evakuasi, karena banyak korban dilaporkan masih terperangkap di dalam kapal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
13 September 2026

KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin terbalik di perairan Laut Jawa. Guntur Aji Pangestu menjadi salah satu korban.

28 September 2026

Keluarga menerima kabar dari Banjarmasin bahwa jenazah Guntur ditemukan di dalam kamar kapal. Jenazah menjalani proses identifikasi oleh tim forensik dengan data antemortem keluarga.

29 September 2026

Jenazah Guntur tiba di rumah duka di Solo setelah diterbangkan dari Banjarmasin melalui Semarang. Jenazah disalatkan dan dimakamkan di Sasana Untoroloyo, Mojosongo, Solo.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jenazah Guntur Aji Pangestu, korban kapal KM Virgo Transport 8 yang terbalik, dimakamkan setelah ditemukan dan diidentifikasi lebih dari dua pekan pascakecelakaan.
  • Who?
    Guntur Aji Pangestu (27), keluarga termasuk saudara kembarnya Guruh Adi Pangestu, tim forensik, serta BPBD Kota Solo terlibat dalam pemulangan dan pengawalan jenazah.
  • Where?
    Guntur dimakamkan di Sasana Untoroloyo, Debegan, Mojosongo, Jebres, Kota Solo. Jenazah sebelumnya ditemukan di dalam kamar KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
  • When?
    Jenazah ditemukan dan diidentifikasi pada Senin, 28 September 2026, lalu tiba di rumah duka sekitar pukul 10.02 WIB dan dimakamkan pada Selasa, 29 September 2026.
  • Why?
    Pemakaman dilakukan setelah jenazah Guntur ditemukan dalam proses pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, yang terbalik pada 13 September 2026 saat melayani rute Surabaya-Banjarmasin.
  • How?
    Jenazah dievakuasi dari dalam kapal, diidentifikasi melalui pencocokan data antemortem keluarga, lalu diterbangkan dari Banjarmasin ke Semarang dan dibawa ambulans ke Solo sebelum disalatkan serta dikebumikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Guntur meninggal saat kapal KM Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa. Setelah lebih dari dua minggu, Guntur ditemukan di dalam kamar kapal. Jenazahnya dibawa pulang ke Solo dengan ambulans. Keluarganya sedih, tetapi juga lega. Guntur lalu disalatkan dan dimakamkan di dekat rumahnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah duka yang mendalam, ditemukannya jenazah Guntur memberi kepastian dan kelegaan bagi keluarga setelah penantian lebih dari dua pekan. Proses pencarian, identifikasi melalui data keluarga, serta pengawalan hingga Solo menunjukkan upaya lintas pihak untuk memastikan almarhum dapat pulang dan dimakamkan dengan layak di kampung halamannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Solo, IDN Times - Isak haru menyelimuti pemakaman Guntur Aji Pangestu (27), korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin, di Sasana Untoroloyo, Debegan, Mojosongo, Jebres, Kota Solo, Selasa (29/9/2026). Setelah lebih dari dua pekan sejak kapal terbalik di perairan Laut Jawa, jenazah Guntur akhirnya ditemukan dan dipulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan.

Jenazah Guntur tiba di rumah duka di RT 002 RW 019, Desa Gulon, Kelurahan Jebres, sekitar pukul 10.02 WIB. Sebelumnya, jenazah diterbangkan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju Bandara Ahmad Yani Semarang, kemudian dibawa menggunakan ambulans ke Solo.

Setibanya di rumah duka, jenazah disemayamkan sebelum disalatkan di Masjid Al Hidayah Gulon. Setelah itu, jenazah dibawa ke tempat pemakaman untuk dikebumikan.

Kepulangan Guntur membawa kelegaan bagi keluarga yang selama ini menantikan kepastian nasibnya. Meski kehilangan salah satu anggota keluarga, mereka lega jenazah Guntur berhasil ditemukan dan dapat dimakamkan di kampung halaman.

1. Jenazah Guntur Ditemukan di Dalam Kamar Kapal.

Prosesi pemakaman korban KM Virgo 8 di Solo, Jawa Tengah. (IDN Times/Larasati Rey)

Kembaran Guntur, Guruh Adi Pangestu (27), mengatakan keluarga menerima kabar penemuan jenazah pada Senin (28/9/2026) siang. Informasi tersebut datang dari Banjarmasin setelah proses pencarian korban kecelakaan kapal berlangsung.

“Perkiraan kemarin hari Senin jam 13.00, jam 14.00 siang. Itu udah dapet kabar dari Banjarmasin,” ujar Guruh kepada awak media, Selasa (29/9/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, Guntur ditemukan di dalam kamar kapal KM Virgo Transport 8. Kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh.

“Alhamdulillah dari segi jasad almarhum itu masih lengkap. Masih utuh, belum ada yang melepuh,” ungkapnya.

Guntur merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Ia memiliki saudara kembar bernama Guruh, serta dua kakak, yakni Hana Nugraheni (34) dan Pandu Priambodo (32).

2. Proses Identifikasi Jenazah Mengalami Kendala.

Prosesi pemakaman korban KM Virgo 8 di Solo, Jawa Tengah. (IDN Times/Larasati Rey)

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Edi Soekono, menjelaskan proses evakuasi korban yang terjebak di dalam kapal bukan perkara mudah. Petugas harus berupaya maksimal untuk mengeluarkan jenazah dari lokasi kejadian.

“Prosesnya ya agak susah karena memang terperangkap di dalam. Upaya sudah maksimal dilakukan. Alhamdulillah satu per satu korban bisa diambil. Infonya di dalam juga masih cukup banyak, puluhan bahkan,” ujar Edi kepada awak media, Selasa (28/9/2026).

Setelah ditemukan, jenazah Guntur menjalani proses identifikasi oleh tim forensik pada Senin (28/9/2026). Proses tersebut dilakukan dengan mencocokkan data antemortem yang diperoleh dari keluarga.

Edi menyebut identifikasi mengalami kesulitan karena kondisi jenazah membuat pengenalan melalui struktur gigi tidak mudah dilakukan. Karena itu, pencocokan data keluarga menjadi bagian penting dalam proses identifikasi.

“Identifikasi, jadi proses pencocokan dengan data ante mortem dari pihak keluarga. Karena mohon maaf, jenazah sudah sulit teridentifikasi secara dari struktur giginya, dari data-data yang disampaikan oleh pihak keluarga. Kesulitannya di sana,” terangnya.

Ia menambahkan, pencocokan dilakukan menggunakan data yang tersedia, termasuk struktur gigi dan tes DNA.

“Struktur gigi dan tes DNA. Kalau ini saya tidak tahu menggunakan struktur gigi atau apa, tapi bisa matching dengan data yang disampaikan keluarga,” ujarnya.

BPBD Kota Solo sendiri bertugas mengawal perjalanan jenazah dari Semarang hingga tiba di rumah duka. Sementara itu, proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi ditangani tim terkait.

3. Ibu Guntur Merasa Lega, BPBD Ingatkan Jalur Evakuasi

Prosesi pemakaman korban KM Virgo 8 di Solo, Jawa Tengah. (IDN Times/Larasati Rey)

Di tengah suasana duka, keluarga merasakan kelegaan karena jenazah Guntur akhirnya ditemukan. Sang ibu mengungkapkan perasaannya setelah jasad anak ketiganya itu berhasil dipulangkan.

“Ya lega, ada rasa apa ya kehilangan lah,” ungkapnya.

Edi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Ya, yang jelas kami berharap keluarga bisa menerima dan mudah-mudahan musibah ini bagi almarhum termasuk husnul khotimah karena korban tenggelam termasuk yang dijanjikan untuk husnul khotimah,” katanya.

Dari peristiwa tersebut, Edi juga mengingatkan masyarakat agar memahami jalur evakuasi di setiap tempat yang dikunjungi, termasuk ketika berada di kapal. Pengetahuan mengenai akses keluar saat keadaan darurat dinilai penting untuk mengurangi risiko ketika terjadi kecelakaan.

“Untuk masyarakat pada umumnya, karena memang musibah bisa terjadi di mana-mana, harapan kami adalah bisa mengidentifikasi lokasi di mana pun berada. Jadi ketika ada kondisi darurat bisa sesegera mungkin keluar dari kondisi-kondisi yang mungkin mengancam,” ujar Edi.

“Jadi kalau ini kan posisi di dalam kapal dan terjebak di dalam, tidak bisa akses keluar. Jadi ini menjadi pelajaran untuk kita semua bahwa jalur-jalur evakuasi itu penting untuk selalu diketahui,” lanjutnya.

Sebagai informasi, KM Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin terbalik di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Guntur menjadi salah satu korban dalam insiden tersebut. Setelah melalui proses pencarian dan identifikasi, jenazahnya akhirnya dimakamkan di Solo pada Selasa (29/9/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article