Semarang, IDN Times - Kapasitas angkut KA Kaligung selama September 2026 akan ditambah untuk menunjang kelancaran mobilitas masyarakat selama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31. Gelaran MTQ berlangsung di Semarang pada 12–19 September 2026.
KA Kaligung Tambah Kursi Demi Antisipasi Lonjakan Penumpang MTQ di Semarang

- KAI Daop 4 Semarang menambah kapasitas KA Kaligung selama September 2026 untuk mengantisipasi lonjakan perjalanan saat MTQ Nasional ke-31 di Semarang, 12–19 September.
- Sejumlah perjalanan Kaligung mendapat satu kereta ekonomi New Generation tambahan berkapasitas 80 kursi, sehingga rangkaian menjadi dua kereta eksekutif dan tujuh kereta ekonomi.
- Program ini menyediakan tambahan hingga 21.760 tempat duduk sepanjang September, mencakup rute Semarang, Tegal, Brebes, dan Cirebon serta layanan Kaligung Fakultatif pada tanggal tertentu.
Kebijakan penambahan kapasitas ini merupakan bagian langkah KAI Daop 4 Semarang dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan perjalanan rute Semarang, Brebes, Tegal dan Cirebon selama periode September 2026.
Pelaksanaan MTQ Nasional ke-31 diperkirakan akan dihadiri sekitar 7.000 peserta dari berbagai daerah. Selain peserta dan pendamping, momentum tersebut juga diperkirakan meningkatkan aktivitas perjalanan masyarakat menuju dan dari Kota Semarang.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan penambahan kapasitas KA Kaligung merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi publik yang optimal bagi masyarakat.
“Sebagai dukungan terhadap kelancaran MTQ Nasional ke-31 di Semarang, KAI Daop 4 Semarang melakukan penyesuaian operasional melalui penambahan kapasitas KA Kaligung. Dengan adanya tambahan ini, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama periode tersebut,” ujar Luqman.
Selama September 2026, sejumlah perjalanan KA Kaligung mendapatkan penambahan satu kereta ekonomi New Generation berkapasitas 80 tempat duduk.
Dengan penambahan tersebut, rangkaian KA Kaligung yang sebelumnya terdiri dari 2 kereta kelas eksekutif dan 6 kereta ekonomi New Generation, menjadi 2 kereta kelas eksekutif dan 7 kereta ekonomi New Generation.
Tambahan kapasitas sebesar 80 tempat duduk diberikan pada setiap perjalanan KA Kaligung yang mendapatkan pengaturan penambahan rangkaian.
Penambahan kapasitas tersebut berlaku untuk perjalanan:
KA 216A relasi Brebes–Semarang Poncol;
KA 213 relasi Semarang Poncol–Brebes;
KA 214A relasi Brebes–Semarang Poncol;
KA 215A relasi Semarang Poncol–Tegal;
KA 217A relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan;
KA 218 relasi Cirebon Prujakan–Semarang Poncol;
KA 219 relasi Semarang Poncol–Tegal; dan
KA 220 relasi Tegal–Semarang Poncol.
Selain itu, tambahan kapasitas juga diberikan pada KA Kaligung Fakultatif, yaitu:
KA 221F relasi Semarang Poncol–Tegal; dan
KA 222F relasi Tegal–Semarang Poncol.
Pengoperasian KA Kaligung Fakultatif dengan tambahan kapasitas tersebut berlaku pada tanggal 3–6 September, 10–13 September, 17–20 September, serta 24–27 September 2026.
Selain KA Kaligung, KAI Daop 4 Semarang juga melakukan pengaturan operasional perjalanan KA penumpang lainnya sebagai bagian dari kesiapan pelayanan selama September 2026.
Secara keseluruhan, program penambahan satu kereta dengan kapasitas 80 tempat duduk tersebut memberikan tambahan hingga 21.760 tempat duduk selama September 2026, termasuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat selama periode pelaksanaan MTQ Nasional ke-31.
Luqman menambahkan bahwa KA Kaligung merupakan salah satu layanan strategis KAI Daop 4 Semarang yang menghubungkan sejumlah wilayah di jalur Pantura.
“KA Kaligung memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas masyarakat di wilayah Semarang, Tegal, Brebes, hingga Cirebon. Melalui penambahan kapasitas ini, kami berharap kebutuhan perjalanan masyarakat selama momentum MTQ Nasional maupun aktivitas lainnya dapat terlayani dengan baik,” kata Luqman.




















