Kanker merupakan sekelompok besar penyakit yang terjadi saat sel-sel abnormal membelah dengan cepat dan bisa menyebar ke jaringan dan organ lain. Sel-sel yang tumbuh dengan cepat ini bisa menyebabkan tumor. Selain itu, sel-sel ini juga bisa mengganggu fungsi normal tubuh, mengutip laman Healthline.
Perlu diketahui bahwa penyebab utama kanker adalah mutasi atau perubahan pada DNA dalam sel-sel tubuh. Mutasi genetik ini bisa diwariskan, namun juga bisa terjadi sesudah lahir atau pengaruh lingkungan. Penyebab eksternal yang disebut karsinogen ini, bisa mencakup:
- Karsinogen fisik seperti radiasi dan sinar ultraviolet (UV).
- Karsinogen kimia seperti asap rokok, asbes, alkohol, polusi udara, serta makanan dan minuman yang terkontaminasi,
- Karsinogen biologis seperti virus, parasit, dan bakteri.
Kanker merupakan salah saru penyebab kematian terbanyak di dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 33 persen kematian kanker kemungkinan disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik, indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi, alkohol, tembakau, dan konsumsi buah dan sayur yang rendah.
Usia adalah faktor risiko terbesar kanker. Ini berarti bahwa risiko kanker akan meningkat seiring bertambahnya usia, dan ini berlaku untuk sebagian besar jenis kanker. Perlu diketahui bahwa risiko terkena kanker, akan meningkat secara signifikan sesudah usia 50 tahun, dan setengah dari seluruh kanker terjadi pada usia 66 tahun ke atas, mengutip laman Dana-Farber Cancer Institute. Sementara itu, menurut National Cancer Institute (NCI), usia rata-rata individu yang didiagnosis menderita kanker adalah 66 tahun, dan seperempat dari diagnosis kanker baru terjadi pada individu yang berusia antara 65 dan 74 tahun.
Namun usia rata-rata diagnosis bervariasi pada berbagai jenis kanker, misalnya untuk kanker payudara yaitu 61 tahun, 66 tahun untuk kanker prostat, 68 tahun untuk kanker kolorektal, dan 70 tahun untuk kanker paru-paru. Meski begitu, kanker bisa terjadi pada usia berapa pun. Namun tidak bisa dimungkiri bahwa kasus kanker pada lansia, jumlahnya memang lebih besar, dibandingkan pada yang lebih muda.
Wah, kira-kira mengapa ya kanker sering terjadi pada lansia? Yuk, mari simak penjelasannya di bawah ini beserta fakta lainnya seputar kanker pada lansia.
