Ketika Gatotkaca Keliling Pantura untuk Cegah Golput di Pemilu 2024

Semarang, IDN Times - Sejumlah cara dilakukan untuk menyosialisasikan tata cara tahapan Pemilu 2024. Di Jawa Tengah ada beberapa orang yang terlibat aktif menyambangi rumah-rumah warga maupun menyapa warga di jalanan untuk mengedukasi mengenai pentingnya mencoblos kertas suara sesuai kolomnya.
Di Jalan Sriyatno, Ngaliyan Semarang misalnya, terdapat seorang warga bernama Nanang Fardiansyah yang memilih menggunakan kostum Gatotkaca untuk menarik perhatian masyarakat.
1. Nanang keliling Jalan Sriyatno

Sedari pagi ia menyiapkan segala perlengkapan kostum Gatotkaca dan merias wajahnya agar mirip dengan sang tokoh wayang tersebut.
Tak lama kemudian Nanang berjalan kaki mendatangi dan menyapa orang-orang di pinggir jalan seperti pedagang dan tukang ojek.
Sambil membawa lima jenis surat suara, aksi ini dilakukannya di sejumlah lokasi di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, salah satunya Ruas Jalan Sriyatno, Purwoyoso.
Lima surat suara yang ia kenalkan kepada warga antara lain surat suara untuk calon presiden dan calon wakil presiden, calon anggota DPD RI, calon anggota DPRD Provinsi, dan calon anggota DPRD Kabupaten/Kota.
2. Nanang kepengin warga tetap gunakan hak pilihnya

Aksi ini bukanlah bagian kampanye. Ia ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 14 Februari 2024 mendatang. Harapannya warga tidak lagi golput.
"Saya melakukan sosialisasi dengan harapan masyarakat semoga menggunakan hak pilihnya pada tanggal 14 Februari 2024, makanya kita jelaskan pakai kertas suara," ungkapnya, Kamis (18/1/2024).
3. Sekaligus lestarikan budaya Jawa

Ia sengaja memakai kostum Gatotkaca sebagai bentuk melestarikan budaya lokal. Jika Gatotkaca dalam cerita pewayangan digambarkan gagah perkasa. Maka kali ini ia ingin menyampaikan pesan kepada warga bahwa sang Gatotkaca juga bisa mengurangi angka golput.
"Aksi menggunakan kostum Gatotkaca ini juga untuk melestarikan budaya Jawa, karena sebelumnya ada caleg pakai baju spiderman atau batman mendingan pakai tokoh leluhur kita yaitu Gatotkaca," aku pria yang menjadi caleg PKB tersebut.
Lebih lanjut dia berharap supaya proses dan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan dengan sukses. Nanang juga mengajak masyarakat untuk tidak golput karena satu suara sangat menentukan nasib bangsa ke depan.
"Sosialisasi ini tujuannya agar masyarakat mereka aktif menggunakan hak pilihnya, makanya kita pakai kostum-kostum unik, terutama kostum budaya," kata Nanang.
4. Warga kaget lihat Nanang pakai kostum Gatotkaca

Terpisah, beberapa warga antusias saat Nanang menyambanginya. Suciati salah satunya. Ia mengatakan penampilan Nanang nyentrik sehingga membuatnya terkejut.
"Kaget dong saya lagi jualan tiba-tiba ada yang datang pakai kostum Gatotkaca begini. Unik sih, terus tadi dijelaskan tentang pencoblosan pakai surat suara. Bagus pakai kostum-kostum kaya gini lebih menarik, sebelumnya belum ada, ini baru pertama kali," ujarnya.
Selain di Semarang, Nanang juga keliling Kendal untuk menyosialisasikan tahapanw coblosan. Ia bahkan mampir ke Stasiun Weleri untuk menyapa dan berfoto bersama warga setempat.



















