Korban Keracunan MBG Kudus Capai 118 Orang, SPPG Purwosari Minta Maaf

- Kepala SPPG Purwosari, Nasihul Umam, meminta maaf dan siap bertanggung jawab penuh atas kerugian korban.
- Kejadian terdeteksi setelah laporan siswa diare massal setelah makan soto ayam suwir di program Makan Bergizi Gratis.
- Sebanyak 118 korban tersebar di tujuh rumah sakit, termasuk guru dan staf, memicu evaluasi menyeluruh oleh SPPG Purwosari.
Kudus, IDN Times – Jumlah korban dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Kudus melonjak tajam. Hingga Kamis (29/1/2026) sore, tercatat sebanyak 118 orang, termasuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan, harus menjalani perawatan di tujuh rumah sakit berbeda.
Menanggapi tragedi ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari selaku penyedia layanan menyatakan permohonan maaf dan komitmen pertanggungjawaban penuh. Berikut poin-poin penting terkait perkembangan kasus tersebut:
1. Pernyataan Maaf dan Siap Tanggung Biaya

Kepala SPPG Purwosari, Nasihul Umam, menyatakan pihaknya sangat menyesalkan kejadian ini. Ia menegaskan akan menanggung seluruh kerugian yang dialami para korban.
"Kami siap bertanggung jawab penuh, termasuk mengganti seluruh biaya pengobatan siswa yang terdampak, baik yang rawat jalan maupun yang masuk IGD," ujar Nasihul, melansir Antara Kamis sore.
2. Kronologi dan Menu yang Dicurigai

Kejadian terdeteksi setelah pihak sekolah melaporkan gelombang siswa yang mengalami diare massal. Tim ahli gizi dan asisten laboratorium SPPG langsung diterjunkan untuk melakukan verifikasi di lapangan.
Menu yang dikonsumsi para korban sebelum gejala muncul adalah soto ayam suwir yang dilengkapi tempe, tauge, dan sambal kecap. Hingga saat ini, sampel makanan tersebut masih diuji di laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kontaminasi.
3. Jumlah Korban Meluas ke Guru dan Staf
Berdasarkan data terbaru, dampak keracunan tidak hanya menimpa siswa, tetapi juga tenaga pendidik. Sebanyak 118 korban kini tersebar di tujuh rumah sakit di Kudus, yaitu:
RSUD dr. Loekmono Hadi, RS Mardi Rahayu, RS Sarkies Aisyiyah, RSI Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika, RS Aisyiyah
Nasihul menjelaskan bahwa menu MBG untuk tingkat SMA sebenarnya telah disusun dengan standar gizi ketat (energi 680,4 kkal, protein 33,2 gram, lemak 26,8 gram, dan karbohidrat 78,7 gram).
Saat ini, SPPG Purwosari melayani total 2.173 penerima manfaat di 13 sekolah. Dengan adanya insiden ini, pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok dan proses pengolahan makanan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di sekolah lain.


















