Momen Jokowi Dikunjungi Teman Kuliah UGM Usai Sidang Ijazah

- Reuni teman kuliah UGM setelah sidang ijazah Jokowi
- 17 alumni hadir dalam pertemuan sebagai bentuk dukungan moral
- Mustoha tegaskan keaslian ijazah Jokowi sudah jelas dan tidak perlu diperdebatkan lagi
Surakarta, IDN Times – Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi mendapat kunjungan istimewa dari teman-teman kuliahnya di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (27/1/2026) petang. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.
Kunjungan itu terjadi usai sejumlah alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 mengikuti sidang Citizen Lawsuit terkait gugatan keaslian ijazah Jokowi di Pengadilan Negeri Surakarta.
1. Reuni Tipis-tipis Usai Sidang Ijazah Jokowi

Salah satu alumni UGM, Mustoha Iskandar, mengatakan pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus bentuk dukungan moral kepada Jokowi. Ia menyebut, dua dari teman satu angkatan mereka menjadi saksi fakta dalam persidangan.
“Iya tadi dari sidang. Ini kebetulan teman-teman satu angkatan di Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980. Support kita sebagai teman, ada dua orang saksi fakta. Kita diminta ke sini untuk silaturahmi,” ujar Mustoha.
Suasana pertemuan disebut berlangsung santai dan penuh keakraban. Para alumni bahkan sempat bernostalgia dan berbagi cerita lama semasa kuliah.
“Tadi kita ketawa-ketawa saja, cerita yang lucu-lucu. Reuni tipis-tipis,” katanya.
2. Total 17 Alumni Fakultas Kehutanan UGM Hadir

Mustoha mengungkapkan, total ada 17 alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 yang hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka datang sebagai teman lama Jokowi yang telah saling mengenal sejak awal 1980-an.
Menurutnya, kebersamaan itu bukan kali pertama terjadi. Para alumni disebut masih rutin menjalin komunikasi dan sesekali menggelar reuni, termasuk saat Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI.
“Dari dulu kami sering reuni. Dari beliau jadi wali kota, gubernur, presiden, sampai sekarang masih sering ketemu,” ucapnya.
3. Mustoha Tegaskan Ijazah Jokowi Asli

Terkait kesaksiannya di pengadilan, Mustoha menilai gugatan yang dilayangkan kepada Jokowi hanya bersifat penggiringan opini publik. Ia menegaskan keaslian ijazah Jokowi sudah jelas dan tidak perlu diperdebatkan lagi.
“Kalau bicara murni ijazah, rektor sudah menyatakan itu asli. Bareskrim juga sudah memutuskan identik dengan ijazah teman-temannya yang asli,” tegas Mustoha.
Ia menilai isu-isu yang dipersoalkan, seperti materai dan foto ijazah, tidak berdasar. Menurutnya, banyak ijazah pada masa itu menggunakan format dan materai yang sama.
“Soal kacamata dan foto, orang yang tidak pernah melihat Pak Jokowi 40 tahun lalu pasti beda persepsinya. Tapi bagi kami teman-temannya, wajah di foto itu sama dengan Pak Jokowi yang sekarang,” tandasnya.
Mustoha pun berharap polemik tersebut segera berakhir dan tidak terus menjadi konsumsi publik tanpa dasar yang kuat.


















