KA Gajayana Tabrak Truk di Kebumen, Satu Orang Meninggal Dunia

- Satu orang meninggal dan dua luka-luka akibat tabrakan KA Gajayana dengan truk tronton di Kebumen.
- KAI melakukan evakuasi dan pemeriksaan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api.
- KAI mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu dan peraturan saat melintasi perlintasan sebidang.
Kebumen, IDN Times – Kecelakaan kereta api kembali terjadi di jalur selatan Jawa Tengah. Kereta Api (KA) Gajayana (35) tertemper sebuah truk tronton di petak jalan Prembun -Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Selasa (27/1/2026) malam.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 21.32 WIB di perlintasan sebidang JPL 582 Kutowinangun. Akibat kejadian ini, jalur hulu sempat tidak dapat dilalui, sementara jalur hilir masih bisa dilintasi kereta api dengan pembatasan kecepatan 40 km/jam.
1 . Satu korban Meninggal, fua Lainnya luka-luka

Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sutarno (56), pengemudi truk tronton bernomor polisi L-8861-UC, warga Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.
Korban mengalami luka berat berupa kepala pecah, dada robek tidak beraturan, serta patah tangan, dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Kebumen.
Sementara itu, Suryanto (54), penumpang truk yang merupakan warga Ajibarang, Banyumas, mengalami cedera kepala sedang (CKS) dan saat ini dirawat di RSUD Prembun dalam kondisi sadar.
Selain itu, penjaga palang pintu perlintasan KA Kutowinangun, Rahman Al Ghazali (22), warga Kebumen, juga mengalami luka ringan berupa lecet pada tangan dan kaki. Korban dalam kondisi sadar dan dirawat di RSUD Kebumen.
2. KAI lakukan rvakuasi dan pemeriksaan

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan bahwa petugas KAI bersama unsur terkait langsung melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi di lokasi kejadian.
"Saat ini petugas di lapangan masih melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi guna memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api,” ujar As’ad dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026) pagi.
Menurutnya, untuk kronologi lengkap dan penyebab pasti kecelakaan, KAI masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
3. Berkali kali KAI ingatkan soal perlintasan sebidang

KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang serta mematuhi rambu dan peraturan yang berlaku.
"Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api yang terjadi akibat insiden ini. KAI telah menyiapkan service recovery bagi pelanggan yang terdampak,"tambah As’ad.
Hingga kini, proses penanganan di lokasi masih terus dilakukan guna memastikan perjalanan kereta api kembali berjalan normal.


















