Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tingalan Jumenengan Mangkunegara X Digelar, Libatkan Ribuan Warga Solo

IMG_8824.jpeg
Pura Mangkunegaran. (IDN Times/Larasati Rey)

Surakarta, IDN Times – Tingalan Jumenengan Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X yang keempat digelar di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Selasa (27/1/2026). Peringatan itu menandai empat tahun kepemimpinan Mangkunegara X sejak dinobatkan pada 2022, sekaligus menjadi penutup tahun keempat dan pembuka tahun kelima kepemimpinan beliau di Mangkunegaran.

Sejumlah tamu undangan hadiri acara Jumenengan diantaranya GKR Paku Alam X, Bambang "Pacul" Wuryanto, Sherina Munaf, dan beberapa tamu undangan lainnya.

Rangkaian Tingalan Jumenengan dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan kepemimpinan satu tahun ke belakang, serta momentum refleksi untuk menyongsong tahun kepemimpinan berikutnya.

Prosesi Tingalan Wiyosan Jumenengan Dalem dibuka dengan penampilan bergodo prajurit (Royal Defile), dilanjutkan tarian sakral Bedhaya Anglir Mendhung, serta alunan klenengan gamelan yang menambah suasana khidmat di Pura Mangkunegaran. Dalam rangkaian acara tersebut, R.Ngt.T. Dr. Peni Candra Rini turut memberikan sebuah persembahan khusus.

Ketua Pelaksana Tingalan Jumenengan Dalem Kaping 4, G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo, mengatakan bahwa Tingalan Jumenengan setiap tahun selalu menghadirkan tema dan penekanan yang mencerminkan visi Mangkunegaran yang selaras dengan perkembangan zaman, sebagaimana disampaikan melalui sabda dalem KGPAA Mangkunegara X.

“Tingalan Jumenengan menjadi ruang refleksi kepemimpinan sekaligus penguatan nilai-nilai budaya yang tetap relevan dengan dinamika zaman,” ujarnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, Mangkunegaran melibatkan sekitar 1.000 masyarakat, terdiri dari siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), komunitas, serta warga di sekitar Pura Mangkunegaran. Keterlibatan masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya Mangkunegaran untuk membuka ruang partisipasi publik dalam pelestarian budaya.

Melalui Tingalan Jumenengan ini, Mangkunegaran menegaskan komitmennya sebagai pusat kebudayaan Jawa yang terus menjaga tradisi, sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Lautan Kayu Tutup Pantai Larangan Tegal, Nelayan Tak Bisa Melaut

27 Jan 2026, 11:10 WIBNews