Lonjakan Wisata Lebaran, Pengunjung Solo Safari Capai 3.000 Orang

- Selama libur Lebaran 2026, Solo Safari mencatat lonjakan kunjungan hingga rata-rata 3.000 orang per hari, menunjukkan tingginya minat wisatawan yang berlibur di Kota Solo.
- Manajemen Solo Safari menambah fasilitas seperti kantong parkir, festival kuliner, serta penyediaan stroller dan kursi roda gratis untuk menjaga kenyamanan pengunjung saat musim ramai.
- Beragam aktivitas tematik dalam program Safari Raya Festive digelar agar pengalaman wisata tetap optimal, didukung harga tiket flat Rp85 ribu reguler dan Rp125 ribu premium selama periode Lebaran.
1. Kunjungan Solo Safari meningkat selama libur Lebaran

Momentum libur Idulfitri berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata di Solo. Salah satu destinasi yang mengalami lonjakan pengunjung adalah Solo Safari.
Selama periode mudik dan libur Lebaran tahun ini, jumlah wisatawan meningkat cukup tajam. Solo Safari menjadi pilihan utama bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu liburan bersama saat pulang kampung maupun berwisata di Kota Solo.
Rata-rata kunjungan harian bahkan mencapai sekitar 3.000 orang, dengan tren peningkatan yang paling terasa saat puncak arus liburan.
“Sama periode libur Levaean, rata-rata kunjungan mengalami peningkatan signifikan dengan rata-rata per hari 3.000 pengunjung, dengan tren kunjungan yang cukup tinggi terutama pada puncak arus liburan,” ujar General Manager (GM) Solo Safari, Miyana Harikna, kepada IDN Times, Selasa (24/3/2026).
2. Fasilitas dan aktivitas ditambah

Untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung, manajemen Solo Safari menghadirkan berbagai penyesuaian dan fasilitas tambahan selama high season Lebaran.
Beberapa di antaranya adalah penambahan kantong parkir di area sekitar, penyelenggaraan festival kuliner di kawasan Danau Bengawan, serta penyediaan fasilitas stroller dan kursi roda secara gratis bagi pengunjung.
Selain itu, Solo Safari juga menghadirkan berbagai aktivitas dan hiburan tambahan dalam rangkaian program Safari Raya Festive. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengalaman wisata tetap nyaman dan menyenangkan meskipun jumlah pengunjung meningkat.
“Solo Safari berusaha menghadirkan pengalaman yang berkesan dan memorable, mulai dari eksplorasi walking safari, interaksi dengan satwa, hingga berbagai aktivitas dalam Safari Raya Festive, semuanya dirancang untuk menghadirkan momen kebersamaan yang berkesan bagi keluarga,” jelasnya.
3. Pengelola pastikan pengalaman wisata tetap optimal

Pihak manajemen menyebut, libur Lebaran sebagai momen penting bagi keluarga untuk berkumpul dan berwisata bersama. Oleh karena itu, Solo Safari berupaya menghadirkan pengalaman yang berkesan, mulai dari eksplorasi walking safari, interaksi dengan satwa, hingga beragam aktivitas tematik.
“Kami ingin setiap kunjungan ke Solo Safari menjadi pengalaman yang menyenangkan, nyaman, dan berbeda, khususnya di momen spesial seperti libur Lebaran,” pungkasnya.
Sementara itu, Humas Solo Safari, Madani Matadian menyampaikan, antusiasme pengunjung tahun ini positif. Hal itu terlihat dari tingginya aktivitas di seluruh area wisata. Untuk mendukung hal tersebut, berbagai penyesuaian operasional telah dilakukan agar pelayanan tetap optimal.
“Antusias pengunjung selama libur Lebaran tahun ini sangat positif, terlihat dari ringginya kunjungan dan aktivitas di area Solo Safari. Untuk mendukung hal tersebut, kami melakukan berbagai penyesuaian dari sisi operasional, fasilitas, serta penambahan aktivitas dalam program Safari Raya Festive agar pengalaman pengunjung tetap optimal,” jelasnya.
Terkait tiket, selama periode 14–31 Maret 2026 diberlakukan harga flat untuk anak dan dewasa, yakni Rp85 ribu untuk tiket reguler dan Rp125 ribu untuk tiket premium.
Dengan berbagai peningkatan layanan tersebut, Solo Safari berharap setiap kunjungan selama libur Lebaran dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan, nyaman, dan tak terlupakan bagi para pengunjung.


















