Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mobil Listrik XPeng Penetrasi ke Jateng, Bidik Pasar EV Semarang
Produsen mobil listrik asal Tiongkok, XPeng, resmi membuka dealer pertamanya di Jl. Jend. Sudirman No. 310, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
  • XPeng membuka dealer Experience & Service Center di Semarang, jaringan kedelapan nasional, untuk memperluas pasar kendaraan listrik di Jawa Tengah yang dinilai strategis sebagai hub ekonomi dan logistik.
  • Dealer hasil kolaborasi dengan PT Automobil Jaya Abadi mengusung layanan 3S: penjualan, servis, dan suku cadang. XPeng mencatat penjualan nasional sekitar 200 hingga hampir 300 unit per bulan.
  • XPeng mengandalkan teknologi AI, ADAS, serta model X9 dan G6 untuk pasar SUV-MPV Semarang. G6 dibanderol mulai Rp679 juta, sedangkan X9 mencapai Rp1,259 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
11 Agustus 2026

XPeng resmi membuka dealer XPeng Experience & Service Center di Semarang sebagai jaringan kedelapan nasional. Dealer berkonsep 3S ini menjadi dealer kedua XPeng di luar Jabodetabek.

saat ini

Penjualan XPeng secara nasional berada di kisaran 200 hingga mendekati 300 unit per bulan. Harga G6 mulai Rp679 juta dan X9 mencapai Rp1,259 miliar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    XPeng membuka dealer XPeng Experience & Service Center berkonsep 3S, mencakup penjualan, servis, dan suku cadang, sebagai jaringan nasional ke-8.
  • Who?
    XPeng Indonesia berkolaborasi dengan PT Automobil Jaya Abadi. VP Marketing XPeng Indonesia Hari Arifianto menyampaikan keterangan saat pembukaan.
  • Where?
    Dealer berada di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 310, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.
  • When?
    Pembukaan resmi berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026.
  • Why?
    XPeng memilih Semarang karena dinilai strategis sebagai simpul ekonomi dan logistik di jalur Pantura serta Trans Jawa, sekaligus untuk memperluas pasar kendaraan listrik di Jawa Tengah.
  • How?
    XPeng menawarkan model G6 dan X9, layanan 3S, serta teknologi AI dan ADAS. G6 dijual mulai Rp679 juta, sedangkan X9 seharga Rp1,259 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
XPeng dari Tiongkok membuka toko mobil listrik pertama di Semarang. Toko ini juga bisa menjual, memperbaiki mobil, dan menyediakan suku cadang. XPeng menjual mobil G6 dan X9. Harganya mulai Rp679 juta. XPeng sudah menjual sekitar 200 sampai hampir 300 mobil tiap bulan di Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kehadiran pusat XPeng berkonsep 3S di Semarang memberi calon pengguna kendaraan listrik akses yang lebih utuh, dari pembelian hingga servis dan suku cadang. Dukungan layanan tersebut, ditambah interval pemeriksaan yang lebih panjang, dapat menumbuhkan rasa aman bagi konsumen sambil menghadirkan pilihan teknologi AI yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar SUV dan MPV.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – Produsen mobil listrik asal Tiongkok, XPeng, resmi membuka dealer pertamanya di Jl. Jend. Sudirman No. 310, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026). Kehadiran dealer XPeng Experience & Service Center ini menjadi langkah strategis XPeng untuk memperluas pasar sekaligus membidik potensi kendaraan listrik yang terus tumbuh di wilayah tengah Pulau Jawa.

1. Penjualan Xpeng tembus hampir 300 unit per bulan

Produsen mobil listrik asal Tiongkok, XPeng, resmi membuka dealer pertamanya di Jl. Jend. Sudirman No. 310, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Dealer Semarang yang berkolaborasi dengan PT Automobil Jaya Abadi ini menjadi jaringan ke-8 XPeng secara nasional dan dealer kedua yang berada di luar Jabodetabek setelah Bandung.

VP Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto mengatakan, pemilihan Semarang bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki posisi strategis sebagai simpul ekonomi dan logistik di jalur Pantura maupun Trans Jawa.

“Semarang lokasinya cukup strategis sebagai hub di jalur Trans Jawa. Itu yang membuat Semarang menjadi posisi penting bagi kami untuk hadir di luar Jakarta,” ujarnya saat ditemui dalam pembukaan dealer XPeng Semarang, Selasa (11/8/2026).

Meski baru genap satu tahun beroperasi di Indonesia, XPeng mengklaim penjualannya cukup stabil. Menurut Hari, secara nasional penjualan kendaraan XPeng saat ini berada di kisaran 200 hingga mendekati 300 unit setiap bulan.

2. Buka pasar baru tawarkan konsep 3S

Produsen mobil listrik asal Tiongkok, XPeng, resmi membuka dealer pertamanya di Jl. Jend. Sudirman No. 310, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Pembukaan dealer di Semarang diharapkan membuka pasar baru sekaligus memperkuat penetrasi merek di luar Jakarta.

“Penjualan kami cukup stabil meskipun baru satu tahun di Indonesia. Rata-rata di level 200 sampai mendekati 300 unit per bulan,” katanya.

Berbeda dengan sejumlah showroom yang hanya berfokus pada penjualan, dealer XPeng Semarang hadir dengan konsep 3S (Sales, Service, Spare Part). Strategi tersebut diterapkan untuk memberikan rasa aman kepada konsumen kendaraan listrik yang masih sering mempertanyakan ketersediaan layanan purnajual.

“Setiap pembukaan cabang harus dengan level 3S. Jadi penjualan, spare part dan service. Jangan sampai fokus ke penjualan tapi pengalaman menggunakan kendaraannya malah kesulitan,” ujar Hari.

Ia menambahkan, untuk layanan servis, kendaraan listrik memiliki biaya perawatan yang relatif lebih rendah dibanding mobil bermesin konvensional. Jika mobil berbahan bakar bensin umumnya menjalani servis berkala setiap 10 ribu kilometer, kendaraan listrik XPeng baru membutuhkan pemeriksaan pada kisaran 20 ribu kilometer.

3. XPeng jual kecerdasan buatan

Produsen mobil listrik asal Tiongkok, XPeng, resmi membuka dealer pertamanya di Jl. Jend. Sudirman No. 310, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Sementara, di tengah persaingan pasar EV yang semakin padat, XPeng mencoba mengambil posisi berbeda. Alih-alih hanya menjual kendaraan listrik, perusahaan ini mengandalkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai nilai jual utama.

“Kami membawa konsep Physical AI. Biasanya AI hanya berbentuk software, sekarang kami hadirkan dalam bentuk kendaraan yang punya kemampuan beradaptasi dan belajar,” kata Hari.

Teknologi tersebut terlihat pada fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), kemampuan kendaraan membaca kondisi sekitar, hingga teknologi chip yang dikembangkan sendiri oleh XPeng.

Bahkan dalam ajang GIIAS 2026, XPeng juga memamerkan pengembangan mobil terbang dan teknologi robotik sebagai bagian dari ekosistem teknologi yang tengah dibangun perusahaan.

Melihat karakter pasar otomotif di Semarang dan Jawa Tengah yang didominasi segmen SUV dan MPV, XPeng mengandalkan dua model utamanya yakni X9 dan G6. Model X9 menyasar konsumen keluarga maupun pebisnis yang membutuhkan kendaraan premium tujuh penumpang. Sementara, G6 diposisikan sebagai SUV listrik yang sesuai dengan karakter jalanan Indonesia.

“Kalau melihat market Semarang mirip nasional, sekitar 60-70 persen itu SUV dan MPV. Makanya kami membawa X9 dan G6 yang sangat sesuai dengan kebutuhan pasar,” ungkap Hari.

4. Harga mobil XPeng mulai Rp600 jutaan

Produsen mobil listrik asal Tiongkok, XPeng, resmi membuka dealer pertamanya di Jl. Jend. Sudirman No. 310, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Harga Xpeng G6 saat ini dibanderol mulai Rp679 juta, sedangkan model flagship X9 mencapai Rp1,259 miliar. Adapun, meski baru resmi dibuka, dealer Xpeng Semarang sudah mencatatkan penyerahan unit kepada pelanggan pertamanya.

Hari mengaku, belum memasang target penjualan spesifik untuk Jawa Tengah. Namun, perusahaan optimistis pasar kendaraan listrik premium di wilayah ini akan terus berkembang.

“Kami belum menetapkan angka khusus. Yang kami optimalkan adalah potensi market Jawa Tengah yang memang cukup besar,” katanya.

Dengan hadirnya dealer baru di Semarang, persaingan pasar kendaraan listrik premium di Jawa Tengah diperkirakan akan semakin ketat. Namun, Xpeng memilih bertarung bukan lewat perang harga, melainkan dengan menawarkan teknologi AI dan pengalaman berkendara yang berbeda dari merek EV lain yang lebih dulu masuk ke Indonesia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article