Semarang, IDN Times - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menyarankan kepada para pengurus Muhammadiyah dan PWNU Jawa Tengah untuk meningkatkan koordinasi dalam mengatasi segala persoalan stunting, kemiskinan dan organisasi keagamaan.
Nana Sudjana Minta Muhammadiyah dan NU Atasi Persoalan Keagamaan dan Kemiskinan

1. Nana Sudjana minta bantuan Muhammadiyah ikut aktif mengatasi pendidikan sampai sosial
Saat menyambangi kantor PW Muhammadiyah Jawa Tengah, Nana mengakui perlu ada peningkatan kerjasama terkait upaya mengatasi persoalan kemasyarakatan, mulai dari kemiskinan, stunting, kesejahteraan, hingga masalah keagamaan yang ada di Jawa Tengah.
Selain itu juga menyinggung mengenai masalah pendidikan, kesehatan, sosial, juga permasalahan lainnya.
"Saya minta tetap ditingkatkan kembali koordinasi dan sinergitas. Kami juga mohon koreksi dan masukan untuk pembangunan di Jateng," ujar Nana, Sabtu (20/1/2024).
2. Nana Sudjana juga serahkan banprov
Di samping bersilaturahmi dan berdiskusi tentang beberapa hal, pihaknya juga menyerahkan alokasi bantuan keuangan Pemprov Jawa Tengah untuk organisasi kemasyarakatan tahun 2024.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Nana kepada Ketua PWNU Ketua PWNU Jateng, Mohammad Muzamil beserta jajaran pengurus dan Ketua PW Muhammadiyah Dr Tafsir.
"Bantuan ini memang tidak seberapa nilainya, tetapi kami berharap ini dapat berguna sekaligus sebagai bentuk penghargaan atas peran ormas," tambahnya.
3. Ketua PW Muhammadiyah Jateng tegaskan senantiasa bergerak di bidang sosial keagamaan
Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir mengatakan, sejak berdiri pada 111 tahun silam, Muhammadiyah memiliki komitmen untuk mendukung kinerja pemerintah. Baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, maupun sosial.
"Muhammadiyah memiliki sembilan kepribadian. Kepribadian nomor sembilan berbunyi membantu pemerintah serta bekerja sama demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur," ujar Tafsir.