Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

The Green Legacy Project A&E Indonesia, Langkah Nyata Lawan Krisis Iklim

The Green Legacy Project A&E Indonesia, Langkah Nyata Lawan Krisis Iklim
PT American and Efird Indonesia (A&E Indonesia) melalui program The Green Legacy Project melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (20/6/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Intinya Sih
  • PT American and Efird Indonesia meluncurkan The Green Legacy Project di Mijen, Semarang, dengan target menanam 1.000 pohon sebagai bagian dari gerakan penghijauan berkelanjutan.
  • Program ini dijalankan bersama Pemkot dan DLH Semarang, menanam pohon produktif seperti mangga dan alpukat serta memastikan pendampingan pasca tanam agar tanaman tumbuh optimal.
  • The Green Legacy Project telah berjalan lebih dari satu dekade di Asia dan kini hadir di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi bisnis, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Semarang, IDN Times - Sektor swasta turut mengambil peran dalam upaya pelestarian lingkungan di Kota Semarang. Upaya ini seiring meningkatnya ancaman perubahan iklim, berkurangnya ruang terbuka hijau, serta tingginya risiko banjir dan longsor di kawasan hulu. 

1. Gerakan berkelanjutan penanaman pohon

AE Indonesia, tanam pohon, penghijauan
PT American and Efird Indonesia (A&E Indonesia) melalui program The Green Legacy Project melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (20/6/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Intervensi penghijauan dilakukan PT American and Efird Indonesia (A&E Indonesia) melalui program The Green Legacy Project. Perusahaan manufaktur dan distribusi benang jahit industri dan benang bordir itu melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (20/6/2026). Program itu menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus menandai dimulainya gerakan penghijauan jangka panjang perusahaan di Indonesia.

Tidak berhenti pada seremoni penanaman, perusahaan menargetkan program ini akan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan dengan penanaman sedikitnya 1.000 pohon di berbagai titik di Kota Semarang sebelum diperluas ke wilayah lain di Indonesia.

Presiden Direktur PT American and Efird Indonesia, Sanjay Chandraratna mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab yang tidak berhenti pada aktivitas bisnis.

“Di A&E, kami percaya bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab yang melampaui bisnis semata. Melalui The Green Legacy Project, kami ingin mewujudkan komitmen tersebut menjadi aksi nyata dengan memberikan kontribusi bagi lingkungan yang lebih hijau dan masa depan yang lebih sehat. Setiap pohon yang ditanam hari ini merupakan simbol tanggung jawab bersama untuk menjaga dunia tempat kita hidup serta komitmen kami dalam menciptakan warisan positif bagi generasi mendatang,” ujarnya.

2. Pendampingan pasca tanam

AE Indonesia, tanam pohon, penghijauan
PT American and Efird Indonesia (A&E Indonesia) melalui program The Green Legacy Project melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (20/6/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang.

Pemilihan kawasan Mijen bukan tanpa alasan. Berdasarkan rekomendasi DLH Kota Semarang, wilayah tersebut masih memerlukan dukungan penghijauan, terutama karena berada di kawasan hulu yang memiliki fungsi penting sebagai daerah resapan air.

“Kami meminta masukan dari Dinas Lingkungan Hidup karena mereka yang paling memahami kondisi wilayah. Mijen dipilih karena masih banyak area yang membutuhkan sinergi penghijauan bersama berbagai pihak,” kata Sanjay.

Adapun, jenis pohon yang ditanam pun disesuaikan dengan rekomendasi DLH, terdiri atas pohon buah seperti mangga, alpukat, dan sejumlah tanaman produktif lainnya yang diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Yang membedakan program ini dengan kegiatan tanam pohon pada umumnya adalah adanya komitmen perusahaan untuk melakukan pendampingan pasca tanam.

3. The Green Legacy Project sudah berjalan satu dekade

AE Indonesia, tanam pohon, penghijauan
PT American and Efird Indonesia (A&E Indonesia) melalui program The Green Legacy Project melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (20/6/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

A&E Indonesia memastikan pohon-pohon tersebut akan terus dipantau dan dirawat bersama masyarakat setempat. Bahkan, perusahaan telah menjadwalkan kunjungan lanjutan untuk mengevaluasi pertumbuhan tanaman sekaligus memberikan dukungan berupa pupuk maupun kebutuhan pemeliharaan lainnya.

“Kami tidak ingin hanya menanam lalu selesai. Yang jauh lebih penting adalah memastikan pohon-pohon ini tumbuh. Karena itu kami akan kembali lagi untuk mendampingi proses perawatannya bersama masyarakat,” terang Sanjay.

Program ini juga melibatkan pelanggan, mitra bisnis, karyawan, pemerintah daerah hingga masyarakat. Para peserta bahkan menuliskan nama mereka pada pohon yang ditanam sebagai simbol tanggung jawab untuk ikut menjaga pertumbuhannya.

Sementara itu, Managing Director South Asia A&E Angelo Leanage, Angelo Leanage mengungkapkan, The Green Legacy Project bukan program baru. Inisiatif tersebut telah berjalan lebih dari satu dekade di berbagai negara Asia seperti Sri Lanka, Bangladesh, Vietnam, China, hingga kini hadir di Indonesia.

4. Pastikan pohon tumbuh dan memberi manfaat

AE Indonesia, tanam pohon, penghijauan
PT American and Efird Indonesia (A&E Indonesia) melalui program The Green Legacy Project melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (20/6/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Menurutnya, filosofi utama program tersebut bukan sekadar menanam pohon, melainkan memastikan pohon itu tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Ini baru fase pertama. Kami akan terus menambah jumlah pohon maupun lokasi penanaman. Kami tidak pernah menganggap tugas selesai setelah pohon ditanam. Justru tanggung jawab kami adalah memastikan pohon-pohon itu dirawat hingga tumbuh besar,” katanya.

Selain penghijauan, perusahaan global produsen benang jahit industri tersebut mengklaim keberlanjutan telah menjadi bagian dari strategi operasional perusahaan. Salah satunya melalui efisiensi penggunaan air di fasilitas produksi yang disebut berhasil menurunkan konsumsi air global hingga hampir 20 persen dalam dua dekade terakhir, termasuk penerapan sistem daur ulang air dan teknologi zero liquid discharge di beberapa pabriknya.

Melalui The Green Legacy Project, A&E Indonesia berharap kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dapat menjadi model bersama dalam memperluas ruang hijau, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus meninggalkan warisan positif bagi generasi mendatang.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana

Latest News Jawa Tengah

See More