PAN Klaim Diberi Jatah Prabowo 3 Menteri dan 6 Wamen, Ini Kandidatnya
- PAN mendapat jatah posisi menteri dan wamen lebih banyak
- Kandidat terkuat Menteri Desa dari PAN adalah Yandri Susanto
- PAN kemungkinan besar mendapat 2-3 menteri dan 5-6 wamen di kabinet Prabowo-Gibran
Semarang, IDN Times - Elite Partai Amanat Nasional (PAN) menyebutkan partainya akan memperoleh jatah posisi menteri dan wakil menteri (wamen) yang lebih banyak ketimbang periode kabinet sebelumnya.
Bahkan, Yandri Susanto digadang-gadang menjadi kandidat terkuat sebagai Menteri Desa (Mendes). Yandri di kabinet Jokowi-Maruf Amin jadi Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN.
"Yang menyenangkan itu Menteri Desa dari PAN. Nanti yang mengisi Pak Yandri Susanto. Ini bocoran dari Pak Yandri. Karena dari sejak acara pelatihan, saya selalu duduk jejer sama Pak Yandri," kata Anggota DPR RI Terpilih dari Dapil Jateng 5 PAN, Muhamad Hatta ketika memberikan pengarahan di DPW PAN Jateng, kawasan Kedungmundu Tembalang, Kota Semarang, Minggu (13/10/2024).
1. Yandri berpeluang jadi Mendes

Jika Yandri Susanto terpilih sebagai Mendes maka akan membawa keuntungan tersendiri bagi PAN. Pasalnya, setidaknya 75 ribu pendamping desa yang ditugaskan oleh Kementerian Desa bisa diisi dari jajaran kader PAN.
"Nanti pendamping desa itu harus dari kader kita. Karena desa itu sangat penting sebagai program pemberdayaan masyarakat desa," kata Hatta.
2. Diberi jatah 2--3 menteri

Dirinya sengaja merinci bocoran nama-nama menteri yang mengisi kabinet Prabowo-Gibran setelah mendapat informasi adanya kader-kader terbaik PAN yang masuk proses penjaringan daftar menteri.
Apabila ditotal keseluruhan, partainya kemungkinan besar mendapat jatah posisi dua sampai tiga menteri. Ditambah juga lima sampai enam wamen.
"Yang bisa kita kasih bocorannya sekarang, mungkin kita akan punya dua hingga tiga menteri. Untuk posisi wakil menteri kita akan memiliki itunganya lima atau enam orang," bebernya.
3. Zulhas ditawari pilihan dua menteri

Lebih jauh, ia menuturkan ada dua pos menteri yang ditawarkan kepada Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas). Pertama Zulhas kemungkinan ditunjuk sebagai Menko Perekonomian. Akan tetapi ada opsi kedua bahwa Zulhas tetap mengisi posisi Mendag.
"Pak Zul (sapaan akrab Zulhas) Insyallah antara dua, kalau gak Menko Perekonomian atau kalau gak tetap Mendag. Kalau kita ketum kita dapatnya Menko, kita tentu akan jadi luar biasa. Jateng kursinya bisa delapan, bisa jadi semua dapil terisi semua. Insyallah," terangnya.
Sementara untuk posisi wamen salah satunya diperkirakan akan diisi oleh Aria Bima. Aria Bima yang notabene dikenal sebagai Walikota Bogor punya peluang besar menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri).
"Dan Wakil Mendagri dari kita yaitu Pak Bima Aria. Insyaallah tanggal 20 diumumkan, tanggal 21 dilantik," tambahnya.
4. PAN punya 3 anggota DPR RI dapil Jateng

Dengan munculnya kader-kader PAN mengisi jabatan menteri, katanya maka partainya bisa kembali mencapai kejayaan seperti dua periode sebelumnya. Ia pun berharap hal ini bisa mengerek perolehan kursi PAN di DPR RI yakni menjadi 10 kursi untuk dapil Jateng.
Guna mewujudkannya, Hatta menyarankan kepada tiga caleg DPR RI yang terpilih periode 2024-2029 supaya bahu-membahu mendampingi dapil yang masih kosong. Ini juga memperkokoh posisi PAN di Senayan.
"Maka Jateng kalau besok dapat 10 kursi maka seluruh dapil bisa terhidupkan. Karena sekarang betul-betul pak ketua, kalau kursinya banyak, kita rodo gagah di DPR. Kayak Jabar kursinya 10 dapat wakil ketua fraksi. Caranya adalah DPR yang jadi saat ini mengawal dapil yang belum dapat kursi. Saya yang di dapil 5 akan mengawal dapil sebelahnya. Mas Goyud dapil 8 dampingi dapil juga. Artinya kebangkitan PAN Jateng dapat dicapai. Kayak dulu Wakil Ketua DPR-nya Mas Taufik Kurniawan," tandasnya sambil melirik Ketua PAN Jateng, Sunarmin.



















