Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Panen 50 Kg Kangkung Jadi Bukti Ketahanan Pangan Napi Nusakambangan
Sejumlah narapidana Lapas Terbuka Nusakambangan memanen kangkung. (IDN Times/Dok Humas Lapas Terbuka Nusakambangan)
  • Belasan narapidana Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan memanen 50 kilogram kangkung dari lahan produktif, dibantu sipir dan peserta magang Kemenaker.

  • Budidaya dilakukan berkelanjutan melalui integrated farming, dari pembibitan hingga panen, dengan pupuk yang diolah dari kotoran ayam dan bebek.

  • Hasil panen memenuhi bahan makanan narapidana sekaligus menjadi sarana pembinaan keterampilan bertani, pengalaman praktik peserta magang, dan dukungan program ketahanan pangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
17 Oktober 2026

Narapidana Lapas Terbuka Kelas II B Nusakambangan memanen 50 kilogram kangkung dari kebun produktif. Hasil panen dimanfaatkan untuk kebutuhan makanan narapidana dan pembinaan keterampilan bertani.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Belasan narapidana memanen 50 kilogram kangkung untuk bahan makanan di Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan.
  • Who?
    Belasan narapidana, sipir Lapas Terbuka Nusakambangan, peserta magang Kemenaker, serta Kasubsi Keamanan Anjar Wahyu Kusuma terlibat dalam kegiatan tersebut.
  • Where?
    Panen dilakukan di kebun produktif yang berada dekat bangunan Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan.
  • When?
    Keterangan mengenai kegiatan panen disampaikan Anjar Wahyu Kusuma pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
  • Why?
    Kegiatan dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan, memenuhi kebutuhan bahan makanan narapidana, serta memberikan pembinaan keterampilan bertani.
  • How?
    Kangkung ditanam secara periodik melalui pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, dan panen; pupuk berasal dari kohe ayam dan bebek yang diolah di lokasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Para napi di Lapas Terbuka Nusakambangan memanen 50 kilo kangkung. Mereka dibantu sipir dan anak magang. Kangkung itu dipakai untuk makanan para napi. Mereka belajar menanam dari menyiapkan tanah sampai panen. Pupuknya dibuat dari kotoran ayam dan bebek. Kegiatan ini masih dilakukan supaya lapas punya makanan dan para napi punya bekal bertani.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Sejumlah narapidana Lapas Terbuka Kelas II B Nusakambangan rupanya bisa memperlihatkan aksi nyata mereka untuk mendukung program ketahanan pangan yang didengungkan Presiden Prabowo Subianto. 

Sebagai bukti, tak kurang belasan narapidana Lapas Terbuka Nusakambangan yang berhasil memanen 50 kilogram kangkung sebagai bahan baku makanan di dalam lapas. 

Melalui pemanfaatan lahan produktif, narapidana dibantu sipir Lapas Terbuka dan peserta magang Kemenaker melaksanakan panen kangkung di area kebun produktif dekat bangunan lapas tersebut. 

Kasubsi Keamanan Lapas Terbuka Nusakambangan Anjar Wahyu Kusuma menyampaikan dengan adanya giat panen kangkung, serta periodisasi penanaman sayuran maupun buah-buahan, nantinya memberikan manfaat nyata bagi narapidana. 

"Terima kasih kepada Kalapas dan Kasi Binadik Giatja atas ilmu ini, kami implementasikan demi mendukung ketahanan pangan menjadikan pemasyarakatan lebih produktif, "ungkap Anjar dalam keterangan yang diterima IDN Times, Sabtu (17/10/2026). 

Kegiatan ini bukan sekadar panen. Ini adalah bagian dari siklus pertanian berkelanjutan yang memuat integrated farming dimana pupuk disediakan langsung dari kohe ayam dan bebek diolah ditempat. Mulai dari penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga panen yang dikelola secara periodik dan berkesinambungan.

Hasil panen kangkung ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan para narapidana melalui layanan lapas sekaligus menjadi sarana edukasi dan pembinaan keterampilan bertani. 

Bagi peserta magang, kegiatan ini memberikan pengalaman praktik lapangan yang berharga.

Selain itu, pihaknya mengharapkan aktivitas panen kangkung menjadi inspirasi bagi lapas lainnya dalam memaksimalkan area yang terbatas untuk tetap produktif dan berdaya guna. 

Kegiatan ini, katanya dilakukan untuk mendukung program akselerasi Menteri Imipas, Agus Andrianto. 

Dengan langkah konkret ini, Lapas Terbuka Nusakambangan menunjukkan bahwa pembinaan di dalam lapas dapat berjalan selaras dengan ketahanan pangan, kemandirian, dan pemberdayaan warga binaan untuk bekal kembali ke masyarakat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article