Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pastikan Hewan Ternak Sehat Pemprov Jateng Geber Healing, USG Hingga ke Kandang

Pastikan Hewan Ternak Sehat Pemprov Jateng Geber Healing, USG Hingga ke Kandang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan produksi daging ternak terbebas dari penyakit melalui program pemeriksaan hewan ternak Healing. (dok Humas Pemprov Jateng)
Intinya Sih
  • Pemerintah Jawa Tengah meluncurkan program Kesehatan Hewan Keliling (Healing) untuk memastikan 6,3 juta ternak sehat menjelang Iduladha dan mendukung swasembada daging serta program Makan Bergizi Gratis.
  • Program Healing membawa teknologi medis modern seperti USG mobile ke desa-desa, memberikan layanan pemeriksaan gratis dan bantuan pakan agar rantai pasok daging serta susu tetap aman.
  • Kasus Penyakit Mulut dan Kuku di Jawa Tengah kini tersisa hanya 10 ekor dan sudah tertangani, menandakan kondisi peternakan semakin terkendali serta disambut positif oleh para peternak lokal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Menjelang hari raya Iduladha 2026, warga Jawa Tengah diharapkan tidak perlu risau soal stok dan kualitas daging. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah baru saja meluncurkan "pasukan khusus" kesehatan ternak melalui program Kesehatan Hewan Keliling atau yang akrab disapa Healing.

Program jemput bola ini memastikan bahwa 6,3 juta ekor populasi ternak di Jateng dalam kondisi prima dan bebas penyakit. Layanan medis "Healing" ini hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pengobatan, vaksinasi, hingga USG gratis bagi hewan ternak.

1. Amankan stok Iduladha dan program Makan Bergizi Gratis (MBG)

IMG-20260415-WA0061-2048x1542.jpg
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan produksi daging ternak terbebas dari penyakit melalui program pemeriksaan hewan ternak Healing. (dok Humas Pemprov Jateng)

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa Jawa Tengah saat ini berada pada posisi swasembada daging. Tidak hanya mencukupi kebutuhan 35 kabupaten/kota, Jateng juga menjadi penyuplai utama daging nasional.

"Populasi ternak kita besar sekali, mencapai 6,3 juta ekor. Kami ingin pastikan tidak ada penyakit ternak ditemukan, apalagi sebentar lagi Iduladha," ujar Luthfi saat meninjau layanan Healing di Desa Krikilan, Sragen, Rabu (15/4/2026).

Kesiapan ini juga menjadi sinyal positif untuk menyukseskan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan produksi unggas yang menembus angka 732 juta ekor, Jateng diklaim mengalami over suplai atau kelebihan stok.

2. Teknologi canggih masuk desa: USG mobile hingga pakan gratis

Ilustrasi hewan ternak sapi (IDN Times/Alfi Ramadana)
Ilustrasi hewan ternak sapi (IDN Times/Alfi Ramadana)

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Jateng tidak main-main dalam menjaga kualitas pangan. Program Healing membawa alat medis modern seperti ultrasonografi (USG) mobile ke kandang-kandang penduduk.

Selain memeriksa kesehatan secara mendalam, tim medis juga memberikan bantuan pakan bagi ternak di wilayah terdampak bencana. Langkah ini diambil agar rantai pasok daging dan susu tidak terputus meski terjadi kendala alam.

3. PMK kian jinak, kasus tersisa hanya 10 ekor

Ilustrasi hewan ternak. (IDN Times/Riyanto)
Ilustrasi hewan ternak. (IDN Times/Riyanto)

Kekhawatiran masyarakat akan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sempat menghantui tahun lalu kini mulai mereda. Kepala Distannak Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, mengungkapkan bahwa kasus PMK di wilayahnya sudah sangat terkendali.

"Saat ini hanya tersisa 10 kasus di seluruh Jawa Tengah dan semuanya sudah ditangani tenaga medis. Untuk kebutuhan harian maupun hari raya, semuanya sudah kami antisipasi," jelas Defransisco.

Kehadiran program Healing disambut poisitf para peternak rakyat. Agus Kiswanto, salah satu peternak di Desa Krikilan, berharap program ini rutin dilakukan agar peternak kecil tidak lagi merugi akibat wabah.

"Harapannya sering-sering ada program seperti ini. Biar peternak kecil seperti saya terlindungi, apalagi trauma PMK tahun lalu sangat merugikan," ungkap Agus.

Dengan jaminan kesehatan ternak yang ketat dan stok yang melimpah, Jawa Tengah semakin mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan nasional yang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Share
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More