Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pedagang Pasar Johar Minta Jokowi Konsisten Turunkan Harga Beras
Stok beras yang ada di Gudang Bulog (IDN Times/Daruwaskita)

Semarang, IDN Times - Para pedagang beras Pasar Johar Semarang menyatakan harga komoditas beras saat ini berangsur turun Rp500 per kilogram menjadi Rp16 ribu. Meski sudah turun akan tetapi kalangan pedagang meminta Presiden Jokowi dan kementerian terkait untuk konsisten menjalankan program pengendalian harga agar beras yang dijual kepada masyarakat bisa lebih murah. 

1. Tahun ini harga beras paling mahal sepanjang sejarah

Beras di Tabanan (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Seorang pedagang kios 103 Toko Sunarto Pasar Johar, Damini mengakui lonjakan harga beras beberapa waktu kemarin memang cukup membuat pusing dirinya. Karena semenjak 30 tahun berjualan bahan pokok di Pasar Johar, baru tahun ini harga beras naiknya sangat drastis. 

"Saya sudah 30 tahun jualan di sini. Dari mulai bujang, nikah punya anak, punya dua kios lalu terbakar habis. Sampai bisa mbalik ke Johar lagi. Cuman untuk beras memang ini kenaikan yang terlalu tinggi sepanjang sejarah. Padahal dulunya dengan bawa uang Rp15 ribu sudah dapat beras yang bagus. Sekarang harganya sudah Rp18 ribu. Itu yang mentik wangi," kata Damini kepada IDN Times, Sabtu (2/3/2024).

2. Harga beras turun Rp500

Harga beras di Pasar Panakkukang Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/2/2024). IDN Times/Ashrawi Muin

Damini berkata sementara per hari ini harga beras umbuk sudah turun Rp500. Yang tadinya beras umbuk dijual Rp16.500, hari ini harganya jadi Rp16 ribu. Lalu beras C4 harganya juga turun menjadi Rp15 ribu per kilogram. 

Saban hari Damini mengambil pasokan beras empat kuintal dari gudang beras Pedamaran yang letaknya di bagian belakang Pasar Johar Jalan Ki Narto Sabdo. 

Sejauh ini ia lega harga beras mulai turun. Karena para pembeli yang berdatangan untuk membeli beras mengalami peningkatan ketimbang kondisi beras mahal yang justru membuat pembeli panic buying. 

"Lumayan berpengaruh ke pembeli. Daya belinya bagus. Ketimbang pas mahal kemarin banyak yang ngantre karena mungkin stoknya menipis," tuturnya sembari menambahkan bahwa dalam sehari ini beras di lapaknya sudah laku sekuintal. 

3. Jokowi diminta bikin harga beras turun stabil

Presiden Joko "Jokowi" Widodo di Bontang Kalimantan Timur, Kamis (29/2/2024). Foto Sekretariat Presiden

Akan tetapi, Damini tak menjamin turunnya harga beras akan terjadi lama. Sebab sebentar lagi memasuki bulan puasa yang mana harga bahan pokok biasanya kerap mengalami kenaikan yang signifikan. 

"Biasanya kalau puasa harga beras naik lagi. Tapi kan sudah diatur pemerintah. Ya saya minta ke Pak Jokowi kalau buat aturan harganya kalau turun ya stabil. Jangan naik turun terus. Ini kan belum ada seminggu. Biar yang jual beras gak pusing. Lagian pelanggan saya dari warung makan, warteg. Kalau dirasakan ini kayaknya gak bisa turun lagi. Karena sawah di Demak kan gagal panen dan mendekati Lebaran," akunya. 

4. Beras SPHP menghilang dua minggu

Beras SPHP di Pasar Cik Puan dijual Rp11.500 per kilogram (IDN Times/ Fanny Rizano)

Sedangkan untuk ketersediaan beras SPHP, katanya sudah dua pekan tidak mendapat kiriman lagi. Ia memperkirakan stok beras SPHP di Bulog sudah habis. Mungkin dari stoknya habis. Padahal harganya murah cuma Rp54.500 per 5 kilogram. Sekilonya Rp11 ribu," terangnya.

5. Pedagang Dargo perkirakan harga beras akan naik lagi

Seorang buruh panggul saat berada di gudang beras toko Rajawali Pasar Dargo Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sedangkan, Setya, pedagang beras Pasar Dargo Semarang mengatakan kemungkinan harga beras akan melonjak lagi karena banyak sentra penghasil padi yang kebanjiran. 

"Di berita dilaporkan banyak sawah kerendam banjir. Pasti nanti sebentar lagi harga beras akan mahal lagi. Saya pikir pemerintah terutama menterinya Pak Jokowi harus gerak cepat buat ngatasin persoalan ini," kata Setya. 

Editorial Team

Related Article