Pelaku Mutilasi Ambil Uang Rp7 Juta Bos Galon Untuk Senang-senang

Semarang, IDN Times - Usai membunuh dan memutilasi Irwan Hutagalung (53) bos depot air minum isi ulang di Kawasan Tembalang, Semarang, Muhammad Husen mengambil uang yang ada di dompet korban.
Uang hasil dagangan yang jumlahnya Rp7 juta tersebut digunakan untuk bersenang-senang pelaku. "Uang Rp7 juta dari dompet korban untuk senang-senang, makan, rokok, nyari cewek," kata Husen yang dihadirkan pada rilis pers di Mapolrestabes Semarang Selasa (10/5/2023).
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan uang hasil dagangan air isi ulang yang diambil dari Irwan dipergunakan pelaku untuk bersenang-senang. "Kenapa kalau dendam kamu ambil juga uangnya?," tanya Irwan kepada Husen.
Pelaku mengatakan menggunakan uang tersebut untuk mengurangi beban pikiran setelah ia membunuh dan memutilasi korban. "Ya uang saya ambil karena butuh mengurangi beban pikiran," katanya.
Dihadapan wartawan Husen mengaku merencanakan untuk menghabisi korban sejak Senin 1 Mei 2023, hal itu ia lakukan karena merasa sakit hati kepada pelaku.
Usai membunuh korban Pelaku yakni Muhammad Husen mengaku puas telah membunuh Irwan Hutagalung.
"Gak (tidak menyesal), puas," katanya. Husen sendiri dihadirkan pada dalam rilis pers di Mapolrestabes Semarang Selasa (10/5/2023). Di hadapan wartawan Husen terlihat tanpa beban menjawab semua pertanyaan, sesekali ia terlihat tersenyum dan menjawab secara lancar pertanyaan-pertanyaan dari penyidik maupun awak media.
Disebutkannya Husen mengaku sakit hati kepada korban yang merupakan bosnya sendiri sebab ia kerap dimarahi dan dipukuli oleh korban setiap kali berbuat kesalahan.
"Sakit hati karena sering dipukuli, setiap ada kesalahan selalu main tangan," katanya. Ia mengaku dipukul di bagian mata, pelipis kepala, dan badan oleh bosnya itu saat ia membuat kesalahan. " katanya.
Selain karena sakit hati Husen mengaku juga kerap diancam oleh korban. "KTP saya ditahan, kedua saya diancam kalau sampai keluar dari pekerjaan itu saya yang dihabisin saya mau dibunuh," katanya.
Husen membunuh korban yang sedang tidur menggunakan linggis, tersangka Muhammad Husen mengaku menusuk pipi kanan dan kiri korban dengan menggunakan linggis saat korban tengah tertidur lelap.
Setelah menusuk korban, tersangka kemudian menyempatkan diri nongkrong di angkringan yang lokasinya tak jauh dari rumah korban. Pukul 04.00 WIB dini hari Husen kembali ke dalam rumah kemudian memutilasi korban.



















