Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pelaku Pariwisata di Jateng Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2023

Pelaku Pariwisata di Jateng Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2023
Wisatawan berada di wisata alam kawah SIkidang kawasan dataran tinggi Dieng Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (18/1/2023). (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)
Share Article

Semarang, IDN Times - Para pelaku pariwisata di Jawa Tengah siap menyambut wisatawan pada libur Lebaran tahun 2023 ini. Mereka memprediksi tingkat kunjungan ke objek wisata maupun kebutuhan jasa wisata akan meningkat signifikan seiring melandainya kasus COVID-19.

1. Siapkan kebutuhan wisatawan

ASPPI DPD Jawa Tengah memberikan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Darul Huda Semarang dalam rangka merayakan HUT Ke-15 di Metro Park View Hotel Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
ASPPI DPD Jawa Tengah memberikan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Darul Huda Semarang dalam rangka merayakan HUT Ke-15 di Metro Park View Hotel Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Jawa Tengah, Setyo Legowo mengatakan, pihaknya akan menyiapkan segala kebutuhan wisatawan yang akan berlibur di sejumlah lokasi wisata di Jateng. 

‘’Yang pertama tentu kami akan berbenah dan mempersiapkan diri menyambut wisatawan pada saat libur Hari Raya Idul Fitri nanti,’’ ungkapnya di sela syukuran HUT Ke-15 ASPPI dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu di Metro Park View Hotel Semarang, Selasa (11/4/2023).

2. Jaga protokol kesehatan dengan sertifikat CHSE

Protokol CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, dan Environment Sustainability). (IDN Times/Larasati Rey)
Protokol CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, dan Environment Sustainability). (IDN Times/Larasati Rey)

Pelaku pariwisata yang bergerak di bidang perhotelan, objek wisata, jasa tour dan travel, jasa transportasi dan masih banyak lagi siap melayani tamu juga wisatawan. 

‘’Misalnya, kalau pelaku pariwisata biro tour dan travel mereka akan menyiapkan paket liburan. Demikian juga hotel, tentu akan menyiapkan kamar bagi tamu karena momen seperti ini pasti full booking,’’ kata Setyo. 

Namun demikian, ASPPI menekankan kepada para anggotanya agar tetap menjaga protokol kesehatan COVID-19 di tempat wisata, yakni menerapkan cleanliness, health, safety, environment sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

3. Siap menjamu tamu dan wisatawan

Ilustrasi kunjungan wisatawan (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)
Ilustrasi kunjungan wisatawan (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Setyo menjelaskan, mengantongi sertifikat CHSE, artinya pelaku wisata memenuhi standar keamanan protokol kesehatan. Selain itu, menjamin keamanan dan kenyamanan tamu atau wisatawan. 

‘’Tentu dengan memiliki sertifikat CHSE menunjukkan pelaku wisata lebih siap menjamu tamu dan wisatawan. Mereka pun bisa jadi lebih aman dan nyaman dalam berwisata,’’ ujarnya.

Pada libur Lebaran tahun ini, selain mengunjung objek wisata yang sudah dikenal, wisatawan juga akan mengeksplor tempat-tempat wisata yang tersembunyi atau hidden gem. Lokasi objek wisata tersebut ada di Karanganyar, Slawi, Wonogiri, Kebumen dan lainnya. 

Pada kesempatan tersebut bersamaan dengan syukuran HUT Ke-15 ASPPI Jateng, juga mengundang anak-anak Panti Asuhan Darul Huda Semarang untuk berbuka puasa dan memberikan santunan. 

Share Article
Topics
Editorial Team
ANGGUN PUSPITONINGRUM
EditorANGGUN PUSPITONINGRUM

Latest News Jawa Tengah

See More

Mantan Artis Terlibat Kasus Pig Butchering di Jateng, Modusnya Ngonten

01 Jun 2026, 17:05 WIBNews