Pemkot Semarang Targetkan Koperasi Merah Putih Ada di 177 Kelurahan

Semarang, IDN Times - Pemerinta Kota Semarang akan mendirikan program Koperasi Merah Putih sesuai salah satu butir Asta Cita Presiden Prabowo. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menargetkan akan membentuk 177 koperasi merah putih di setiap kelurahan.
1. Seluruh fraksi di DPRD harus terlibat

Sebagai kekuatan utama ekonomi kerakyatan, koperasi merah putih tidak hanya hadir secara kelembagaan, tetapi juga aktif menggerakkan roda perekonomian warga secara berkelanjutan.
“Saya mengundang seluruh fraksi DPRD Kota Semarang, untuk ikut membantu membentuk koperasi di tiap-tiap kelurahan dan menciptakannya menjadi sebuah gerak ekonomi,” ujar Agustin, Selasa (27/5/2025).
Menurut dia, kalau hanya sekadar membentuk sebuah lembaga merupakan aktivitas yang mudah, namun menjadi pekerjaan rumah untuk kemudian menjadikan koperasi sebagai tulang punggung perekonomian.
Agustina menegaskan, keberadaan koperasi Merah Putih di Kota Semarang harus dibangun sebagai gerakan kolektif lintas sektoral dan non-partisan, termasuk dengan melibatkan fraksi-fraksi yang ada di DPRD.
2. Camat dan lurah turut mendampingi

“Karenanya teman-teman seluruh fraksi ini harus terlibat. Masing-masing dari kelurahan itu warnanya berbeda-beda. Warnanya ada yang hijau, kuning, biru, merah, ada yang abu-abu, ada juga yang tidak ada warnanya. Saya ingin bergotong-royong dalam proses pembentukan. Sehingga benar-benar menjadi gerak masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyebut pentingnya peran camat dan lurah dalam mendampingi proses pembentukan hingga pengembangan koperasi di wilayahnya masing-masing.
“Tetapi harus diingat bahwa yang namanya kegiatan ekonomi itu ada penyedia dan pengguna. Kalau kita pilih simpan pinjam, kemudian ternyata dalam bisnisnya tidak laku, ya nanti yang akan menanggung kegiatannya adalah koperasi itu sendiri,” jelasnya.
3. Pembiayaan koperasi akan didukung Bank Jateng

Pemkot mengarahkan agar koperasi harus dirancang sesuai kebutuhan riil warga. Untuk memacu antusiasme masyarakat, akan ada apresiasi berupa hadiah bagi Koperasi Merah Putih yang berjalan baik.
“Kita buat lomba, nanti hadiahnya berupa bantuan permodalan jika koperasinya ini paling bagus,” kata Agustina.
Pemkot memastikan, skema pembiayaan koperasi Merah Putih di Kota Semarang akan memperoleh dukungan dari Bank Jateng. Sebab, pembentukan koperasi bukan sekadar formalitas, tetapi harus disertai komitmen untuk menggerakkannya secara nyata.
“Jadi jangan cuma bentuk ya, tetapi juga komitmen untuk memajukan koperasi. Saya kira ini adalah hari yang menandai kita bergegas menahan kapitalisme yang sedang merajalela di dalam sendi-sendi perekonomian kita,” pungkasnya.