Pemkot Semarang Terjunkan Personel ke Lokasi Longsor Pekalongan

Pekalongan, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang melalui Satpol PP Kota Semarang Unit K9 menerjunkan personel ke lokasi bencana longsor di Kabupaten Pekalongan, Rabu (22/1/2025). Upaya itu dilakukan untuk membantu pencarian dan evakuasi korban bencana di sana.
1. Terjunkan 6 personel dan 2 anjing pelacak

Plt. Kepala Satpol PP, Marthen Stevanus Dacosta mengatakan, pihaknya menerjunkan enam orang dan dua ekor anjing pelacak untuk membantu pencarian korban yang masih tertimbun longsor. Selain itu, juga memberikan bantuan logistik.
"Tim kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas untuk terlibat dalam pencarian korban di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Kami mengirimkan enam personil dan dua anjing pelacak untuk membantu menemukan korban baik yang selamat maupun yang meninggal,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2025).
2. Area pencarian sangat luas

Tim Satpol PP Kota Semarang sudah berangkat sejak Selasa (21/1/2025) sore. Selama perjalanan mereka mengalami kendala untuk menuju lokasi bencana karena akses tertutup runtuhan longsor.
“Proses pencarian diperkirakan berlangsung tiga hari melihat kondisi lapangan yang ternyata ada di dataran tinggi dan medan yang sangat sulit dilalui. Selain itu, kondisi cuaca juga tidak menentu,’’ ujar Marthen.
Sementara, hingga saat ini fokus tim K9 dan Polda Jawa Tengah adalah mempersempit ruang pencarian, karena area pencarian sangat luas dan medan yang sulit untuk dijangkau.
3. Pastikan dukungan logistik untuk kelancaran evakuasi

"Untuk korban yang belum ditemukan ada 10 orang di tiga titik. Untuk titik yang di cafe masih kurang delapan orang atau mungkin bisa lebih. Sebab, pada saat bencana banjir dan longsor terjadi, bersamaan dengan acara yang ada di cafe tersebut,” jelasnya.
Satpol PP Kota Semarang juga mendapat dukungan dari Satpol PP Provinsi Jawa Tengah dan Kota Pemalang. Selain membantu pencarian korban, Satpol PP Kota Semarang juga memastikan dukungan logistik untuk kelancaran tugas di lapangan.
"Kami mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan tim yang bertugas dan berharap korban cepat dievakuasi dan tidak ada korban lain," pungkasnya.



















