Semarang, IDN Times - Sejumlah pengusaha mulai mengeluhkan tidak adanya akses rute penerbangan internasional di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Musababnya, penutupan rute internasional telah mengakibatkan para investor kesulitan menjajaki penanaman modal ke Semarang.
"Beberapa waktu lalu ada investor dari US. Owner-nya membawa pesawat pribadi dan mau landing di airport terdekat. Saat diminta landing di Jakarta lalu diteruskan penerbangan domestik ke Semarang (owner) tidak mau, bahkan berniat tidak jadi investasi," ujar perwakilan pengusaha dari Busana Apparel Group Ungaran Sari Garmen, Cipto Santoso dalam keterangan yang diterima IDN Times, Selasa (4/6/2024).
