Perancis dan Jepang Beri Hibah 3 Pelabuhan Ikan Jateng, Dipermak Habis

Semarang, IDN Times - Tiga pelabuhan ikan di Jawa Tengah mulai diperbaiki untuk menghilangkan kesan kotor dan kumuh yang melekat pada kawasan tersebut. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah menyatakan, ketiga pelabuhan ikan yang diperbaiki antara lain Pelabuhan Tegalsari Kota Tegal, Pelabuhan Pekalongan dan Pelabuhan Cilacap.
"Ada 26 pelabuhan di Indonesia yang tahun ini mendapatkan dana hibah dari luar negeri. Dan tiga di antaranya merupakan pelabuhan ikan di Jawa Tengah. Yaitu Pelabuhan Tegalsari di Tegal, Pelabuhan Pekalongan dan Pelabuhan Cilacap," kata Kepala DKP Jawa Tengah, Fendiawan Tiskiantoro kepada IDN Times, Jumat (25/2/2022).
1. Ada 1.000 kapal yang bersandar di Pelabuhan Tegalsari

Menurut Fendi, perbaikan pada Pelabuhan Tegalsari sudah mendesak mengingat kondisi kawasan pelabuhan tersebut yang makin padat.
Diakuinya, jika Pelabuhan Tegalsari selama ini punya tingkat kepadatan yang tinggi. Pasalnya, jumlah kapal yang bersandar mencapai 1.000 unit dan rata-rata punya kapasitas mesin di atas 100 GT.
"Ya memang kondisi dermaga di Tegalsari sangat terbatas. Untuk menurunkan ikan saja butuh berhari-hari, kadang malah ikannya cuma digeletakkan di dermaga begitu saja," tambahnya.
2. Pelabuhan Tegalsari dapat dana hibah dari Perancis

Sesuai nota Perjanjian Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) yang diteken Bappenas, Pemprov Jateng mendapat dana hibah senilai 30 juta Dollar Amerika atau setara Rp436 miliar untuk memperbaiki segala macam fasilitas yang ada di Pelabuhan Tegalsari. Dana hibahnya diperoleh dari hasil kerjasama dengan Perancis.
"Nah, dengan adanya proyek dengan Bappenas, nantinya bisa memperbaiki fasilitas dermaganya. Kita targetkan bisa menampung 1.058 kapal. Sekarang sedang proses, kita dapat hibah 30 Juta Dollar Amerika atau setara Rp436 miliar untuk memperbaiki dermaga dan memperluas kolam pelabuhan sekitar 46,7 hektar. Suntikan dananya dari Perancis," tuturnya.
3. Jepang juga berikan dana hibah untuk Pelabuhan Cilacap

Selain itu, dana hibah dari Jepang senilai 40 juta Dollar Amerika juga diperoleh Pemprov untuk memperbaiki Pelabuhan Cilacap. Sedangkan dana hibah kisaran 20--30 juta Dollar Amerika didapatkan untuk memperbaiki fasilitas di Pelabuhan Pekalongan.
Lebih jauh lagi, ia menyatakan dana hibah itu akan dimanfaatkan untuk memoles tiga pelabuhan agar dapat merubah kesan kotor dan kumuh, menjadi pelabuhan yang bersih.
"Mudah-mudahan dengan memakai dana hibah tersebut, kita bisa hilangkan kesan kumuh dan kotor di lokasi tiga pelabuhan tersebut. Kita akan meningkatkan fasilitas yang ada di sana dengan teknologi yang termutakhir sehingga image-nya bisa berubah," ujarnya.
4. Perbaikan pelabuhan pakai DAK dan dana dari kementerian

Ia menyampaikan sejak tahun 2021 kemarin sebenarnya sejumlah pelabuhan ikan mulai direvitalisasi untuk memperbesar daya tampung dermaga. Perbaikan, katanya sering memakai sumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Pemprov Jateng sedangkan sisanya menggunakan kucuran dana dari pihak kementerian.
Perbaikan dimulai dari Pelabuhan Tegalsari Kota Tegal, Pelabuhan Tasikagung Kabupaten Rembang, Pelabuhan Asemdoyong Kabupaten Pemalang serta Pelabuhan Logending Kabupaten Kebumen.
"Jadi pelabuhan-pelabuhan yang kita miliki proses perbaikannya selalu disupport dari DAK. Sisanya baru dihandle dana dari kementerian. Tahun 2021 kemarin beberapa pelabuhan mendapat perbaikan. Mulai dermaga Tegalsari diperbaiki 50 meter, Asemdoyong, Tasikagung untuk dermaganya diperbaiki seluas 500 meter dan Logending mendapat perbaikan pada kolam pelabuhan. Kita imbau kepada para pemilik kapal supaya ketat menjaga kapalnya. Jangan sampai kebakaran kayak di Tegalsari kemarin," pungkasnya.



















