PLN Maknai Hari Kartini dengan Berbagi Cahaya pada Dhuafa dan Masjid

- PLN UID Jateng dan YBM PLN rayakan Hari Kartini lewat aksi sosial 'Berbagi Cahaya' dengan bantuan listrik gratis, sembako, dan renovasi masjid di 35 kota se-Jawa Tengah.
- Program ini menonjolkan semangat kepedulian sosial, menghadirkan cahaya bukan hanya dari listrik tapi juga dari kebaikan yang membantu dhuafa, marbot, dan anak yatim.
- Kegiatan disambut hangat penerima manfaat dan menunjukkan komitmen PLN menjalankan tanggung jawab sosial berkelanjutan sejalan dengan semangat pemberdayaan Hari Kartini.
Semarang, IDN Times - PT PLN (Persero) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah (UID Jateng) memaknai Hari Kartini dengan melakukan aksi sosial bertajuk ‘Berbagi Cahaya’. Mereka memanfaatkan momentum tersebut dengan memuliakan masjid dan kaum dhuafa sekaligus meneruskan semangat kepedulian sosial.
1. Beri bantuan listrik gratis hingga sembako

Bantuan yang diberikan bervariasi, meliputi santunan uang, paket sembako, bantuan renovasi masjid, listrik gratis, serta perlengkapan anak. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak pada Kamis (23/4/2026) di 35 kota dan kabupaten yang tersebar di seluruh provinsi Jawa Tengah. Penyaluran serentak ini melibatkan seluruh unit kerja PLN di wilayah Jawa Tengah, hingga seluruh insan PLN di pelosok.
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi menyampaikan, selain melistriki nusantara, melalui program bertajuk "Berbagi Cahaya" ini pihaknya berharap PLN dapat memberikan sumbangsih lebih, terutama dalam memuliakan masjid dan kaum dhuafa yang membutuhkan.
"Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi sesama. Melalui program 'Berbagi Cahaya', PLN tidak hanya menerangi negeri namun juga menerangi hati dan membahagiakan kaum dhuafa, marbot, anak yatim, dan orang-orang yang membutuhkan," ungkapnya, Sabtu (25/4/2026).
2. Usung kepedulian pada sesama

Program ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial konkret. Dengan mengusung semangat kepedulian terhadap sesama, PLN UID Jateng ingin menegaskan bahwa cahaya tidak hanya berasal dari aliran listrik, tetapi juga dari kebaikan yang dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.
Bantuan renovasi masjid diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi jemaah dalam beribadah, sementara santunan uang dan paket sembako meringankan beban ekonomi kaum dhuafa, marbot, dan anak yatim. Adapun bantuan listrik gratis dan perlengkapan anak menjadi bentuk dukungan PLN terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
3. Tidak hanya fokus pada kelistrikan

Kegiatan ini disambut antusias oleh para penerima manfaat. Salah seorang marbot masjid penerima bantuan renovasi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada PLN yang dinilai tidak hanya fokus pada kelistrikan, tetapi juga peduli terhadap tempat ibadah dan kesejahteraan masyarakat kecil.
Melalui "Berbagi Cahaya", PLN UID Jateng bersama YBM PLN kembali membuktikan komitmennya dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan, sejalan dengan semangat Hari Kartini untuk memajukan bangsa melalui kebaikan dan pemberdayaan.


















