Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (kedua dari kanan) dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji (ketiga dari kanan) menerima penjelasan walking gallery dari Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) terkait kondisi kelistrikan dan kesiapan SPKLU di wilayah Jateng dan DIY pada Kamis, (20/3) di SPKLU Rest Area Km 379A, Batang, Jawa Tengah. (dok. PLN)
Khusus di wilayah Jawa Tengah dan DIY, PLN menambah jumlah SPKLU sebanyak enam kali lipat dari Lebaran tahun sebelumnya. Dengan begitu, saat ini telah tersedia sebanyak 307 unit SPKLU yang tersebar di 215 lokasi di Jawa Tengah dan DIY. Pada tiap-tiap lokasi ini, PLN juga menyediakan petugas yang siaga 24 jam membantu para pemudik dengan total 1.720 personel.
"Nah khusus di Rest Area Batang, kami tadi sudah mengecek bahwa antreannya sangat terjaga sekali. Kemudian, jumlah mobil listrik yang mudik diperkirakan akan meningkat lima kali lipat, karena itu jumlah SPKLU di wilayah Jateng - DIY kami tingkatkan lebih dari lima kali lipat," terangnya.
Selain 307 unit SPKLU yang tersebar di 215 lokasi di wilayah Jateng dan DIY, juga terdapat empat unit SPKLU Mobile dari total 12 unit di jalur mudik Trans Sumatra–Jawa untuk membantu pemudik pengguna mobil listrik yang mengalami kendala.
Adapun, secara nasional pada mudik lebaran tahun ini, PLN bersama para mitra menyiagakan sebanyak 1.000 unit SPKLU di 615 lokasi di jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa. Pada cakupan nasional hingga saat ini, PLN dengan para mitra telah menyediakan total 3.558 unit SPKLU yang tersebar di 2.412 titik strategis seluruh tanah air. Layanan SPKLU ini bisa diakses melalui kontak emergency di aplikasi PLN Mobile atau call center 08-777-11-12-123.