Prakiraan BMKG: Akhir Pekan Jateng Selatan Diguyur Hujan

- BMKG memprakirakan hujan berpotensi mengguyur Jateng selatan pada akhir pekan setelah cuaca cerah.
- Dinamika atmosfer dipengaruhi Siklon Tropis Jenna yang menjauh, namun wilayah Cilacap dan sekitarnya kembali berpotensi diguyur hujan.
- Potensi hujan meningkat dengan intensitas sedang hingga lebat pada Kamis (8/1/2026) dan Jumat (9/1/2026), masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Cilacap, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan berpotensi mengguyur wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan pada akhir pekan, setelah beberapa hari terakhir didominasi cuaca cerah.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan pantauan curah hujan sejak awal tahun hingga 4 Januari 2026 menunjukkan wilayah Jateng selatan, khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
"Pada tanggal 5 dan 6 Januari ini cuaca cenderung cerah dengan suhu udara cukup panas. Suhu maksimum hari ini tercatat mencapai 33,5 derajat Celsius," katanya.
Ia mengatakan dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh Siklon Tropis Jenna yang telah menjauh dari wilayah perairan Indonesia dan kini berada jauh di Samudera Hindia barat daya Banten, sehingga pengaruhnya terhadap cuaca di Jawa Tengah mulai berkurang.
Meski demikian, BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan wilayah Cilacap, Banyumas dan sekitarnya kembali berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
"Pada Kamis (8/1/2026) dan Jumat (9/1/2026) potensi hujan meningkat dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan umumnya terjadi pada sore hingga malam hari," katanya.
Dia menyebutkan suhu udara di wilayah Jateng selatan diprakirakan antara 23-33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 57-95 persen.
Ia mengatakan angin di wilayah Jateng selatan bertiup dominan dari arah barat dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam.
"Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan, seperti genangan, banjir, dan tanah longsor, terutama pada akhir pekan dan saat aktivitas di luar ruangan," kata Teguh.

















