Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pengaruh TikTok dan IG Bikin Pantai Kebumen Digandrungi Wisatawan

Pengaruh TikTok dan IG Bikin Pantai Kebumen Digandrungi Wisatawan
Pantai Logending Kebumen (instagram.com/herbanu_photography)
Intinya Sih
  • Disparekraf Jateng mencatat lonjakan wisatawan di pantai-pantai Kebumen saat libur Lebaran, dengan peningkatan kunjungan Jawa Tengah mencapai 7,4 persen dibanding tahun sebelumnya.
  • Strategi promosi lewat TikTok dan Instagram terbukti efektif menarik ratusan ribu pengunjung ke destinasi pantai seperti Menganti, Suwuk, Mliwis, dan Setrojenar.
  • Meski beberapa wisata alam menurun karena isu kebersihan dan akses, destinasi unggulan seperti Kota Lama Semarang dan Dieng tetap mempertahankan jumlah wisatawan tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kebumen, IDN Times - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Jawa Tengah menyebutkan sejumlah destinasi wisata mengalami fluktuasi jumlah kunjungan wisatawan yang sangat cepat lantaran pengaruh informasi yang disebarkan para influencer di TikTok dan Instagram. 

Tercatat kunjungan wisatawan domestik yang terasa meningkat berada di pesisir selatan Kabupaten Kebumen. 

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disparekraf Jateng, Linda Widiastuti Ariningrum mengatakan kunjungan wisatawan domestik di semua pantai Kebumen mengalami peningkatan signifikan terutama ketika momen libur panjang Lebaran kemarin. 

"Kalau secara keseluruhan ada peningkatan kunjungan wisatawan seluruh Jawa Tengah sebesar 7,4 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu. Dan peningkatan yang terasa luar biasa terjadi di Kebumen. Semua pantai di sana benar-benar full pengunjung karena memang dahsyatnya pengaruh influencer di media sosial," ujar Linda kepada IDN Times, Kamis (9/4/2026). 

 

Table of Content

1. Deretan pantai Kebumen yang ramai wisatawan

1. Deretan pantai Kebumen yang ramai wisatawan

Pantai Pandan Kuning Petanahan Kebumen
Pantai Pandan Kuning Petanahan Kebumen

Di Kebumen, menurutnya pengelola wisata pantai sukses menangguk keuntungan berlipat karena mampu menghadirkan banyak wahana hiburan bagi pengunjung. 

Pantai-pantai Kebumen yang ramai wisatawan saat libur panjang Lebaran kemarin ialah Pantai Setrojenar, Pantai Menganti, Pantai Suwuk, Pantai Watu Bale, Pantai Mliwis dan Pantai Logending. 

2. TikTok jadi andalan pengelola wisata pantai

ilustrasi TikTok (unsplash.com/Aaron Weiss)
ilustrasi TikTok (unsplash.com/Aaron Weiss)

Ia juga berkata strategi pemasaran pantai Kebumen yang memadukan panorama alam yang aduhai dengan kekuatan TikTok dan IG terbukti bisa memikat ratusan ribu wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata di sana. 

"Jadi sedikit banyak sebaran info medsos utamanya IG dan TikTok punya daya magis luar biasa. Dan juga keindahan pantai di Kebumen sedang bagus-bagusnya. Mulai Menganti, Suwuk, Mliwis dan Setrojenar pas liburan kemarin sangat indah dan bagus-bagus di TikTok. Makanya kita nanti akan cek langsung fasilitas yang ada di pantai Kebumen untuk mendorong geliat pariwisata yang berkelanjutan," ungkapnya.

3. Destinasi wisata unggulan tetap bertahan

Tawangmangu Wonderpark (https://www.instagram.com/tawangmangu.wonderpark/)
Tawangmangu Wonderpark (https://www.instagram.com/tawangmangu.wonderpark/)

Apabila diukur selama momen libur Lebaran, maka total wisatawan yang mengunjungi Jawa Tengah mencapai lebih dari 15 juta jiwa. 

Sejumlah tempat wisata, katanya tetap mempertahankan tren peningkatan kunjungan wisatawan. Namun pihaknya tak memungkiri terdapat destinasi wisata alam yang mengalami penurunan kunjungan wisatawan. 

"Yang masih bertahan dengan jumlah wisatawan yang banyak itu masih di Kota Lama Semarang, Masjid Agung Demak, Masjid Zayed Solo, kemudian Dieng dan Tawangmangu," terangnya. 

4. Wisata alam yang tidak begitu ramai karena faktor kebersihan

Wisata alam Indonesia (Sumber: Kompas)
Wisata alam Indonesia (Sumber: Kompas)

Di sisi lain, adanya informasi yang merata mengenai kebersihan dan kemudahan akses jalur wisata rupanya membuat beberapa lokasi wisata alam tidak seramai yang dulu. 

"Sebenarnya ada tempat-tempat wisata alam yang sekarang tidak begitu ramai karena pengunjung sudah pada cerdas memilih dengan melihat informasi kebersihan lingkungan dan aksesibilitas jalurnya. Tetapi faktor lain yang menentukan ialah sebaran informasi dari TikTok sudah merata," ujarnya. 

Lebih jelas lagi pihaknya mendorong para pengelola tempat wisata meningkatkan kolaborasi dengan asosiasi hotel dan pemandu wisata untuk menyajikan fasilitas yang berkualitas baik. 

Dengan begitu, keberlangsungan pariwisata tiap kabupaten/kota dapat terjaga dan senantiasa menjadi favorit para wisatawan. "Kami mendorong apa-apa yang kurang diperbaiki. Yang belum ada musti diberikan dengan sarana memadai," pungkasnya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More