Puting Beliung di Banyumas, Atap Rumah Warga Rusak

Banyumas, IDN Times - Ratusan rumah dan fasilitas umum di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalami kerusakan parah akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi pada Jumat sore (18/4/2025). Bencana tersebut menerjang dua desa, yakni Desa Karanggintung di Kecamatan Sumbang dan Desa Rempoah di Kecamatan Baturraden.
Angin kencang yang terjadi sejak pukul 16:00 WIB tersebut merobohkan atap-atap rumah warga dan toko, bahkan beberapa di antaranya terbang hingga sejauh 50 meter dari lokasi semula. Bangunan setengah jadi yang belum selesai dibangun pun ambruk rata dengan tanah akibat kuatnya terjangan angin.
Kerusakan parah juga dialami SDN 1 Karanggintung. Sejumlah bagian sekolah yang rusak antara lain atap ruang kantor, ruang kelas, perpustakaan, hingga atap peneduh. Plang nama sekolah juga ikut ambruk ke tanah.
1. Saksi sebut angin sangat besar

Seorang saksi kejadian bernama Yadi, penjaga sekolah SDN 1 Karanggintung mengungkapkan bahwa angin datang tiba-tiba dan langsung menghantam bangunan tanpa sempat diantisipasi.
“Anginnya besar sekali, saya sampai tidak sempat lari. Genting beterbangan, dan bangunan langsung roboh. Untung tidak ada anak-anak di sekolah saat itu,” tutur Yadi.
Meski kerusakan material cukup parah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Warga saat ini mulai membersihkan puing-puing dan mengevakuasi barang-barang dari bangunan yang terdampak. Pihak berwenang telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan darurat.
2. BPBD Banyumas terus lakukan pendataan

Penanganan pascabencana angin puting beliung yang menerjang wilayah Kabupaten Banyumas terus dilakukan. Saat ini, petugas gabungan tengah fokus melakukan penanganan darurat di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, salah satu wilayah yang terdampak paling parah dalam kejadian ini.
Sebelumnya, penanganan juga telah dilakukan di beberapa lokasi lain yang mengalami kerusakan akibat angin kencang, termasuk di Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden.
Hingga saat ini, data lengkap mengenai total dampak dan kerusakan yang terjadi masih belum bisa dipastikan. Pihak berwenang menyampaikan bahwa mereka masih menunggu laporan menyeluruh dari tim yang berada di lapangan.
“Kami masih menunggu laporan lengkap dari tim di lapangan terkait jumlah rumah, fasilitas umum, dan bangunan lain yang terdampak. Yang jelas, saat ini penanganan darurat masih terus berlangsung, terutama di wilayah yang paling terdampak,” ujar seorang perwakilan dari BPBD Banyumas yang dihubungi IDN Times melalui pesan singkat.
3. Warga langsung bersihkan puing puing

Sementara itu, warga bersama petugas dan relawan bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan memperbaiki kerusakan ringan yang bisa segera ditangani. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah-langkah bantuan lanjutan bagi warga terdampak.
Kondisi cuaca di wilayah Banyumas saat ini dilaporkan sudah mulai membaik walau sejumlah maih mengalami hujan seperti di Jatilawang wilayah Banyumas Barat, namun warga tetap diminta untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa saja kembali terjadi.



















