Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Reseller Arisan Online Ngaku Diteror! Sejumlah Wanita Lapor Polisi

Reseller Arisan Online Ngaku Diteror! Sejumlah Wanita Lapor Polisi
Ilustrasi para wanita. Pixabay.com/StockSnap
Share Article

Semarang, IDN Times - Sejumlah wanita asal Salatiga melaporkan menjadi korban aksi penipuan arisan online. Laporan tersebut disampaikan kepada pihak Ditreskrimum Polda Jateng. Dalam kejadian tersebut, mereka mengaku dirugikan hingga miliaran rupiah bahkan sampai diteror oleh anggota arisan online lainnya.

Berdasarkan pengakuan tim kuasa hukum, ada tujuh wanita yang memutuskan melapor ke Ditreskrimum Polda Jateng, Jalan Pahlawan Semarang. Mereka merupakan reseller arisan Gate online. Mereka memiliki 216 sampai 221 member. 

1. Reseller arisan online ngaku uangnya Rp15 juta ditilep pelaku inisial R

Ilustrasi rupiah (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Ilustrasi rupiah (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Rachmasari adalah salah satu reseller arisan gate online yang nekat melapor ke Ditreskrimum Polda Jateng, Senin (6/9/2021). Ia berkata dirinya sudah dirugikan puluhan juta rupiah karena ditipu oleh pengelola arisan online berinisilal R. 

Diakuinya sejak Juli 2021 kemarin dirinya sudah kadung nyetor duit senilai Rp15 juta. Tapi secara mendadak pengelola arisan online menghilang dan sampai saat ini tidak ditemukan. 

"Saya kadung nyetor uang Rp15 juta sama dia. Awalnya memang uang saya sempat kembali empat kali. Tapi sejak tanggal 16 Agustus kemarin pria insial R ini malah menghilang," tuturnya. 

2. Pelaku ngiming-ngimingi korbannya dengan melipatgandakan modal

Ilustrasi penggelapan  (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi penggelapan (IDN Times/Arief Rahmat)

Kuasa Hukum reseller arisan gate online, Mohammad Sofyan berkata pelaku berinisilal R mengiming-imingi sejumlah warga Salatiga untuk ikut arisan online dengan meminta modal awal Rp3,5 juta. 

Ia mencontohkan bila ada orang ikut gabung member harus nyetor modal Rp 3,5 juta dan bila diinvestasikan dalam dua minggu uangnya dijanjikan bisa dilipatgandakan jadi Rp5,5 juta.

"Begitu juga, semakin panjang masa investasi akan semakin banyak keuntungannya. Namun masa investasinya paling panjang 3 minggu dan paling pendek 5 hari," ungkapnya. 

3. Reseller dan member arisan online kini dibuat kelimpungan

Ilustrasi menghitung uang. (Pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi menghitung uang. (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Para reseller dan member, katanya saat ini menelan kerugian hingga miliaran rupiah lantaran uang yang disetorkan sejak dua bulan terakhir dibawa kabur oleh pengelola arisan online.

Para reseller juga diteror oleh member arisan online karena dianggap bertanggung jawab atas kerugian yang dideritanya. Persoalan makin rumit karena reseller mayoritas merupakan ibu-ibu rumah tangga yang punya tanggungan menghidupi anaknya di rumah. 

"Klien kita rata-rata kan ibu rumah tangga. Mereka merasa dirugikan secara psikis dan finansial padahal harusnya bisa membantu ekonomi keluarganya," jelasnya.

4. Polda Jateng bakal tetapkan tersangka kasus arisan online

Direskrimum Polda Jateng bersama Kabid Humas memberikan keterangan kepada wartawan. Dok Humas Polda Jateng
Direskrimum Polda Jateng bersama Kabid Humas memberikan keterangan kepada wartawan. Dok Humas Polda Jateng

Sedangkan, Direskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahadjo Puro mengungkapkan kasus arisan online sudah terjadi di sejumlah daerah. Ia mendapat aduan dari warga Salatiga, Wonogiri, Boyolali, Sragen. Pihaknya sedang mengusut kasus tersebut bersama Polres setempat. Saat ini terkait kerugian sedang dihimpun secara utuh oleh polisi. 

"Kita sedang memperdalam penyidikan di Salatiga, Wonogiri, Boyolali, dan Solo. Dalam waktu dekat akan kita tetapkan tersangkanya. Adapun kondisi yang dimungkinkan sebagai calon tersangka," ujarnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Cara Menghilangkan Bau Amis Daging Sapi di Kulkas Bekas Kurban

06 Jun 2026, 11:15 WIBNews