Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
SAR dan TNI AL Lacak Pemancing Terjatuh di Tanjung Karang Kebumen
Dua personel SAR Kebumen melihat deburan ombak Pantai Lampon Kebumen untuk mencari jejak pemancing yang jatuh. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Cilacap)

Kebumen, IDN Times - Para personel Unit Siaga SAR (USS) Kebumen bersama TNI AL dan babinsa Kecamatan Ayah bergerak untuk melacak keberadaan seorang pemancing yang terjatuh di Tanjung Karang, kawasan Pantai Lampon. 

Pemancing bernama Pawit Riyanto tersebut diketahui terjatuh di Tanjung Karang Pantai Lampon. 

Menurut keterangan Basarnas Cilacap, Pawit berdomisili di Dukuh Depok RT 02/TW II Desa Purwoharjo, Kecamatan Puring Kebumen.

Informasi kejadian pertama kali diterima hari ini pukul 08.20 WIB dari relawan SAR Lawet Perkasa. 

"Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim rescue dari USS Kebumen langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian," kata M Abdullah Kepala Basarnas Cilacap, Sabtu (25/4/2026). 

Tim rescue diberangkatkan pukul 08.33 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 09.33 WIB dengan jarak tempuh sekitar 32,6 kilometer dari USS Kebumen. 

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan assessment, berkoordinasi dengan unsur terkait, serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Hingga pukul 17.00 WIB, hasil pencarian terhadap korban masih nihil. 

Operasi SAR sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu (26/4/2026) pukul 07.00 WIB.

Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini antara lain USS Kebumen, BPBD Kebumen, TNI AL, Babinsa Ayah, Polsek Ayah, Polairud Kebumen, SAR Lawet Perkasa, SAR Tunas, serta nelayan dan masyarakat setempat.

Peralatan yang digunakan dalam operasi pencarian meliputi satu unit rescue car carrier, peralatan SAR air, satu unit perahu jukung milik SAR Lawet, rubber boat, peralatan medis, serta alat komunikasi.

Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan, sehingga tim tetap mengoptimalkan upaya pencarian dengan memperhatikan keselamatan personel di lapangan.

Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian dengan metode penyisiran darat dan laut serta memperluas area pencarian pada operasi hari berikutnya.

Editorial Team