Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Satu Keluarga di Magelang Ditemukan Tewas, Diduga Karena Racun

Kota Magelang
Satu Keluarga di Magelang Ditemukan Tewas, Diduga Karena Racun
Ilustrasi racun (Pixabay)
Share Article

Magelang, IDN Times - Tiga orang warga Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang, yang ditemukan meninggal dunia karena keracunan di rumahnya.

Ketiga korban tersebut tersebut ayah berinisial AA (58), istrinya HR (54), dan anak pertama perempuan DK (25).

  1. 1. Ayah, istri dan anak pertama ditemukan tewas

    Ilustrasi jenazah, IDN Times/ istimewa
    Ilustrasi jenazah, IDN Times/ istimewa

    Polresta Magelang, tengah menyelidiki kematian tiga warga yang merupakan keluarga terdiri ayah, istri dan anak tersebut.

    Pelaksana Tugas Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun di Magelang, Senin, menyebutkan ketiga korban tersebut tersebut ayah, istri dan anak pertama perempuan.

  2. 2. Polisi langsung lakukan olah TKP

    Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)

    Pihaknya mendapatkan laporan via telepon dari Kapolsek Mertoyudan bahwa ada informasi dari masyarakat yang meninggal dunia tiga orang.

    "Kebetulan yang meninggal tersebut masih dalam satu keluarga sehingga kami menerjunkan tim untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara," katanya dilansir dari Antara.

  3. 3. Dugaan awal korban meninggal karena keracunan

    pixabay.com/Mohamed Hassan
    pixabay.com/Mohamed Hassan

    Ketiga korban tersebut diautopsi di Rumah Sakit Daerah Merah Putih Kabupaten Magelang.

    "Dugaan awal korban meninggal karena keracunan. Keracunan zat kimia atau lainnya, masih didalami, menunggu hasil autopsi,” katanya.

  4. 4. Ditemukan di tiga kamar mandi yang berbeda

    Unsplash.com/alisoltanim
    Unsplash.com/alisoltanim


    Menurut dia ketiga korban ditemukan di kamar mandi yang berbeda-beda. Kebetulan di dalam rumah tersebut ada tiga kamar mandi.

    Tempat kejadian perkara di Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan masih dipasang garis polisi.

    Rencananya setelah dari Rumah Sakit Daerah Merah Putih, jenazah akan langsung dibawa menuju masjid di lingkungan setempat untuk disalatkan dan kemudian dimakamkan di Sasono Loyo Prajekan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More