Rangkaian grand opening dilanjutkan dengan berbagai workshop, aktivitas interaktif, dan sesi jejaring yang dapat diikuti pengunjung dari berbagai usia. (IDN Times/Dok Gramedia Jalma Semarang)
Noni Mira Timotius, Vice General Manager Penerbit Gramedia, menambahkan, pengalaman membaca sering kali dimulai dari keluarga.
"Kehadiran ruang yang ramah bagi anak membuat buku tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga pengalaman yang dinikmati bersama oleh orang tua dan anak," katanya.
Sementara itu, Tries Supardi dari Semarang Creative Consortium berharap kehadiran Jalma dapat memperkaya ekosistem kreatif kota.
"Semoga Jalma menjadi ruang yang terbuka bagi siapa pun untuk saling bertemu, berbagi gagasan, dan melahirkan kolaborasi-kolaborasi baru di Semarang," akunya.
Rangkaian grand opening dilanjutkan dengan berbagai workshop, aktivitas interaktif, dan sesi jejaring yang dapat diikuti pengunjung dari berbagai usia. Perayaan kemudian ditutup dengan penampilan spesial dari Efek Rumah Kaca yang menghadirkan suasana hangat, merayakan perjumpaan melalui musik, cerita, dan kebersamaan.
Melalui kehadirannya di Semarang, Gramedia Jalma berharap menjadi ruang yang tumbuh bersama kota, tempat anak menemukan buku pertamanya, keluarga menikmati waktu bersama, komunitas bertukar perspektif, dan setiap orang memiliki kesempatan untuk berhenti sejenak membaca, menulis, lalu kembali bertemu.