gadis sedang menangis (freepik.com/8photo)
Kalau air mata kemarahan ini mulai menggenang di tengah meeting penting atau lingkungan kerja, jangan panik. Coba Metode Grounding Fisik dengan meminum air putih dingin secara perlahan. Sensasi dinginnya akan memaksa otot tenggorokanmu rileks dan seketika memutus sinyal globus sensation.
Kamu juga bisa menggunakan teknik pernapasan Box Breathing: tarik napas melalui hidung 4 detik, tahan 4 detik, buang dari mulut 4 detik, dan tahan lagi 4 detik. Langkah biologis ini akan mengirimkan pesan ke otak bahwa tubuhmu aman, sehingga produksi hormon stres berhenti.
Jika air mata telanjur menetes, komunikasikan dengan asertif. Jangan meminta maaf, tapi katakan dengan tegas: "Aku menangis bukan karena aku lemah atau sedih, tapi karena aku sangat marah dengan situasi ini. Beri aku waktu 2 menit untuk menenangkan diri, setelah itu kita lanjutkan diskusi ini secara profesional."
Jadi, menangis saat sedang marah besar adalah respons biologis yang sangat wajar dan brilian dari tubuhmu untuk menjaga kewarasan. Lain kali hal ini terjadi, kamu sudah tahu cara untuk mengambil alih kendali.
Pernah punya pengalaman awkward gara-gara angry crying menyerang di momen yang nggak pas? Coba share ceritamu di kolom komentar, yuk!