Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sibuk Tarik Jangkar, Pak Sakim Ditelan Ombak Lemah Abang Jepara
Dua personel SAR Jepara naik perahu Basarnas untuk menelisik keberdaan nelayan cumi yang tenggelam di Pantai Lemah Abang Donorojo. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Semarang)
  • Nelayan Sakim, 65 tahun, dilaporkan tenggelam di Perairan Lemah Abang, Donorojo, Jepara, setelah terpental dari perahu saat menarik jangkar ketika berburu cumi-cumi.
  • Sakim melaut bersama dua rekannya dari Pantai Bandungharjo. Ombak tinggi menyapu perahu pada Sabtu malam, sementara upaya pertolongan terkendala gelombang besar dan korban hanyut.
  • Setelah laporan diteruskan ke Pos Jepara, tim SAR gabungan menyisir area menggunakan RIB pada 31 Agustus 2026. Hingga pukul 17.00 WIB, Sakim belum ditemukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
jam 21.00

Perahu Pak Sakim dan dua rekannya disapu ombak tinggi di Perairan Lemah Abang. Pak Sakim terpental ke laut saat menarik jangkar dan hanyut terbawa arus.

Sabtu (29/8/2026) jam 23.00 WIB dini hari

Pak Sakim dilaporkan tenggelam di Laut Jepara.

Senin (31/08/2026)

Tim SAR gabungan memulai pencarian Pak Sakim menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

Senin sore pukul 17.00 WIB kemarin

Penyisiran di area pencarian belum menemukan Pak Sakim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Nelayan Sakim, 65 tahun, dilaporkan tenggelam dan hilang setelah terpental dari perahu saat menarik jangkar ketika melaut untuk mencari cumi-cumi.
  • Who?
    Sakim, warga ber-KTP Indramayu, Jawa Barat, menjadi korban. Dua rekannya sempat berupaya menolong. Basarnas Semarang dan tim SAR gabungan melakukan pencarian.
  • Where?
    Kejadian terjadi di perairan sekitar 20 mil di barat Pantai Lemah Abang, Kecamatan Donorojo, Jepara. Perahu berangkat dari Pantai Desa Bandungharjo, Donorojo.
  • When?
    Sakim dilaporkan tenggelam pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekitar pukul 23.00 WIB dini hari. Perahu disapu ombak tinggi sekitar pukul 21.00 WIB.
  • Why?
    Korban terpental ke laut ketika berusaha menarik jangkar perahu. Gelombang besar menyebabkan ia hanyut dan hilang terbawa arus.
  • How?
    Dua rekan korban melapor setelah perahu bersandar di Dermaga Lemah Abang. Tim SAR gabungan mulai menyisir area menggunakan RIB pada 31 Agustus; hingga pukul 17.00 WIB, korban masih belum ditemukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Sakim, nelayan 65 tahun, jatuh ke laut saat menarik jangkar perahu. Ia pergi mencari cumi-cumi bersama dua temannya di Pantai Lemah Abang, Jepara. Ombak besar membuat Pak Sakim hanyut dan hilang. Temannya sudah mencoba menolong. Sekarang tim SAR masih mencari Pak Sakim dengan perahu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah kondisi gelombang besar yang menyulitkan, respons cepat dua rekan nelayan untuk menolong dan melaporkan kejadian menunjukkan kepedulian yang kuat. Laporan tersebut segera diteruskan kepada petugas, sehingga Tim SAR gabungan dapat melakukan pencarian terarah dengan RIB, didukung cuaca cerah pada hari berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jepara, IDN Times - Seorang nelayan bernama Pak Sakim dilaporkan tenggelam di Laut Jepara setelah tubuhnya terpental ke laut saat sedang menarik jangkar perahunya.

Dari identifikasi awal, Pak Sakim diketahui berusia 65 tahun. Berdasarkan data dari Basarnas Semarang disebutkan lokasi tenggelamnya Pak Sakim berada di Perairan Lemah Abang, Kecamatan Donorojo Jepara.

Kepala Basarnas Semarang Budiono membenarkan ihwal musibah yang menimpa Pak Sakim tersebut.

Ia berkata Pak Sakim dilaporkan tenggelam hari Sabtu (29/8/2026) jam 23.00 WIB dini hari.

Awalnya Pak Sakim berangkat melaut bareng dua temannya. Mereka berlayar dari Pantai Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo naik perahu.

Niatan mereka melaut demi berburu cumi-cumi di sekitar 20 mil arah barat Pantai Lemah Abang.

Kejadian tenggelamnya Pak Sakim diketahui dua temannya saat perahu mereka disapu ombak tinggi jam 21.00.

Dari pengakuan temannya, Pak Sakim terpental ke laut saat berusaha menarik jangkar perahunya.

“Dua nelayan lainnya yang berada di lokasi secara spontan berusaha memberikan pertolongan. Namun, kondisi gelombang yang cukup besar menyebabkan korban hanyut, akhirnya hilang terbawa arus," akunya, Selasa (1/9/2026).

Setelah kapal berhasil bersandar di Dermaga Lemah Abang, kedua nelayan tersebut kemudian melaporkan kejadian kepada pengurus setempat.

"Laporan nelayan selanjutnya diteruskan ke Pos Jepara untuk dilakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban,” lanjutnya.

Pada Senin (31/08/2026), Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian terhadap Sakim yang ber-KTP Indramayu Jawa Barat dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

Regu SAR menyisir area yang telah ditentukan. Luasnya area pencarian cukup menyulitkan tim dalam melakukan pencarian.

“Tim telah melakukan penyisiran menggunakan RIB sesuai dengan area pencarian yang telah ditentukan. Namun sampai dengan Senin sore pukul 17.00 WIB kemarin, korban masih belum ditemukan. Hari ini cuaca cerah, semoga tim diberi kelancaran dan survivor lekas ditemukan," urainya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article