Semarang, IDN Times - Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menyatakan seorang siswa SMKN 4 Semarang berinisial GRO tertembak anggota kepolisian saat terjadi tawuran antar gengster di Kecamatan Semarang Barat.
Irwan mengatakan GRO menjadi salah satu anggota gengster yang ia sebut sebagai kelompok Tanggul Pojok.
"Mereka dari dua kelompok berbeda. Dari Geng Seroja dan Geng Tanggul Pojok. Korban ini dari Tanggul Pojok," kata Irwan dalam video dari WAG Infokejadian Semarang, Senin (25/11/2024).
Ia menuturkan aksi penembakan terjadi ketika terdapat seorang anggota kepolisian yang berusaha melerai tawuran Geng Seroja dan Geng Tanggul Pojok.
Tak lama setelahnya, ada anggota polisi yang memberikan tindakan tegas terhadap korban.
"Yang saat kedua kelompok gengster ini melakukan tawuran kemudian muncul anggota polisi kemudian dilakukan proses melerai tapi dilakukan tindakan tegas. Kemudian dilakukan penembakan," tutur Irwan.
Kejadian tawuran di Semarang Barat itu, katanya dari penyelidikan sementara personelnya, terdapat belasan anak yang berhasil ditangkap. Lalu ada empat orang di antaranya yang dijadikan tersangka.
Tawuran di Semarang Barat merupakan satu dari tiga tawuran yang muncul secara bersamaan di Kota Lunpia pada Minggu dini hari kemarin.
Irwan bilang kejadian pertama di Kecamatan Gayamsari. Tawuran kedua di Kecamatan Semarang Utara. Kemudian tawuran ketiga di Semarang Barat.
"Nah, peristiwa ketiga di Semarang Barat kita lakukan pemeriksaan 12 anak yang terlibat. Empat di antaranya sudah ditetapkan tersangka," terangnya.
Di sisi lain saat menangani kejadian tawuran di Gayamsari, ada dua orang dijadikan tersangka. Mereka diklaim berasal dari gengster atau istilah Semarangannya kreak.
Di Semarang Utara, Irwan menegaskan kejadian memunculkan korban. Tetapi pelakunya masih dalam proses penyidikan.
"Pada Minggu dini hari kemarin kami menangani laporan setidaknya tiga tawuran antar kreak. Yaitu di Gayamsari, Semarang Utara dan di Semarang Barat. Nah, dalam penanganan ketiga ini ada beberapa yang kita amankan. Kita periksa, ditetapkan tersangka. Peristiwa di Gayamsari itu ada dua ditetapkan tersangka dalam peristiwa tawuran antar gengster atau kreak. Di Semarang Utara itu ada korbannya tapi pelakunya masih proses penyidikan," paparnya.
