- Kabupaten Demak: 39.265 tabung/hari
- Kabupaten Kudus: 33.502 tabung/hari
- Kabupaten Jepara: 38.246 tabung/hari
- Kabupaten Pati: 42.751 tabung/hari
- Kabupaten Grobogan: 39.375 tabung/hari
- Kabupaten Blora: 26.083 tabung/hari
- Kabupaten Rembang: 20.422 tabung/hari.
Stok LPG 3 Kg di Jateng Mulai Normal, Warga Lega Sambut Ramadan

- Pertamina Patra Niaga memastikan stok LPG 3 kg aman hingga bulan Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah.
- Imbauan agar masyarakat tidak melakukan panic buying dan membeli LPG secukupnya untuk menjaga kelancaran distribusi.
- Rincian jumlah pasokan LPG 3 kg ke beberapa wilayah di Jawa Tengah setiap harinya, dengan harga tetap Rp18.000.
Semarang, IDN Times – Pertamina Patra Niaga memastikan stok LPG 3 kg dalam kondisi aman dan dipastikan mencukupi hingga bulan Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah.
Area Manager Communication, Relation, & Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berita yang beredar dan tetap berbelanja LPG sesuai kebutuhan.
“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying dan membeli LPG secukupnya. Sebab, kalau stok datang tapi langsung habis karena diborong, distribusi ke beberapa wilayah bisa terganggu,” jelasnya dilansir keterangan resmi, Rabu (19/2/2025).
1. Klaim distribusi stabil hingga lebaran

Taufiq mengeklaim Pertamina Patra Niaga merinci jumlah pasokan LPG 3 kg yang disalurkan ke beberapa wilayah di Jawa Tengah setiap harinya. Adapun rinciannya sebagai berikut:
Dengan distribusi yang stabil dan stok yang mencukupi, diharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Taufiq mengatakan, Pertamina berkomitmen menjaga kelancaran distribusi agar seluruh warga dapat memenuhi kebutuhan LPG mereka dengan mudah.
"Masyarakat diimbau untuk membeli LPG hanya di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan dan terhindar dari oknum yang menaikkan harga secara tidak wajar," pungkasnya.
2. Beli dengan bawa KTP

Sementara itu, tanggapan warga soal ketersediaan LPG 3 kg beragam. Indah, seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Grobogan, mengaku tidak mengalami kesulitan mendapatkan LPG.
“Alhamdulillah, setiap kali gas habis, selalu ada. Tidak perlu antre panjang, stoknya lancar,” ujar Indah.
Ia menyebutkan pembelian di pangkalan resmi cukup mudah.
“Asal bawa KTP, sudah bisa beli dengan harga Rp18.000,” tambahnya.
3. Harga tetap Rp18 ribu

Hal serupa diungkapkan oleh Heri Setianto, warga Grobogan lainnya, yang juga menggunakan LPG 3 kg untuk kebutuhan sehari-hari.
“Gak ada masalah, biasa beli di pangkalan harga tetap Rp18 ribu,” katanya.
Mareta, pemilik pangkalan Heri Gas di Kabupaten Grobogan, ikut memastikan bahwa distribusi LPG di tempanya berjalan lancar dan tidak ada kelangkaan.
“Sampai saat ini stok aman. Setiap hari ada pengiriman dengan 50--70 tabung tersedia di pangkalan. Warga beli sesuai aturan, dicatat pakai KTP, dan harga tetap Rp18.000,” jelas Mareta.
4. Lancar dan tidak antre

Di Kabupaten Pati, warga lainnya, Dwilia Fitri, mengaku tidak mengalami kendala dalam membeli LPG.
“Saya beli di pangkalan dengan harga Rp18 ribu. Selama ini tidak pernah antre, lancar saja,” ujar Fitri.
Siti Fariqoh, pemilik pangkalan di Kabupaten Pati menegaskan, pasokan LPG di daerahnya stabil dengan pengiriman empat kali dalam seminggu.
“Di sini tidak perlu antre. Stok selalu aman dan harga tetap sesuai HET, Rp18 ribu,” ungkapnya.

















