Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Strategi Jokowi Dengar Suara Rakyat Sebelum Pengumuman Ganjar Capres

Strategi Jokowi Dengar Suara Rakyat Sebelum Pengumuman Ganjar Capres
Pemred IDN Times Uni Zulfiani Lubis saat berbincang dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh Gajahmungkur. (IDN Times/Fariz Fadianto)
Share Article

Semarang, IDN Times - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan isi percakapannya dengan Presiden Jokowi saat satu pesawat menuju ke Solo, Jumat (22/4/2023) lalu.

Momen satu pesawat antara Jokowi dan Ganjar Pranowo terjadi usai Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan nama Ganjar Pranowo sebeagai Calon Presiden yang bakal diusung partai banteng moncong putih ini di Pilpres 2024.

1. Pertanyaan sederhana ke masyarakat yang ternyata cara Jokowi tes suara akar rumput

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (IDN Times/Dhana Kencana)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (IDN Times/Dhana Kencana)

Pada obrolan sekitar 50 menit perjalanan Jakarta-Solo tersebut Ganjar dan Jokowi juga sempat membicarakan terkait pengumuman penunjukan Ganjar sebagai Capres dari PDIP di Pilpres 2024 mendatang. Termasuk salah satu strategi Jokowi mengetahui suara akar rumput saat terjun ke masyarakat.

Diketahui di beberapa kesempatan Jokowi sering turun ke masyarakat bersama dengan para menteri serta para kepala daerah. Rupanya obrolan dengan masyarakat tersebut digunakan Jokowi untuk mengetahui popularitas para tokoh yang namanya dikaitkan untuk Pilpres 2024 mendatang.

"Beliau sampaikan, dulu waktu masih pandemik kalau beliau turun cek vaksinasi massal, kalau saya dampingi beliau suka bercanda, kepada siapa saja ke para menteri, ke Mbak Puan. Pasti kalimat pertanyaannya sederhana sekali, ini siapa? Nah gitu-gitu itu beliau sedang membaca posisi grass root. Grass root suaranya apa sih," kata Ganjar saat wawancara ekslusif dengan Pimred IDN Times Uni Lubis Rabu (26/4/2023) malam. .

2. Akselerasi dan inovasi di berbagai bidang

Presiden Jokowi ajak Ganjar Pranowo naik Pesawat Kepresidenan (Agus Suparto/Fotografer Presiden)
Presiden Jokowi ajak Ganjar Pranowo naik Pesawat Kepresidenan (Agus Suparto/Fotografer Presiden)

Waktu itu Ganjar mengaku membicarakan berbagai hal dengan Jokowi termasuk pencapaian pemerintahan Jokowi apa saja lompatan dan akselerasi yang dilakukan 2 periode kepemimpinan Joko Widodo. Termasuk hubungan internasional dengan negara-negara lain, Jokowi menginginkan Indonesia bisa belajar kepada negara-negara yang telah maju pendidikannya, seperti dicontohkan Uni Emirate Arab yang telah maju di bidang artificial intelegence.

"Di bidang pendidikan itu Uni Emirate Arab keren lho pak Gub. Mereka punya perguruan tinggi yang sekolahnya artificial intelegence, tidak lagi fakultas teknik informatika, saya memaknainya oh terobosan di bidang pendidikan," kata Ganjar

Pembicaraan termasuk juga kebijakan hilirisasi yang dilakukan oleh Jokowi, dengan hilirisasi bisa meningkatkan pendapatan negara yang hingga mencapai Rp400 triliun. "Termasuk ke depan bisa menjadi industrialisasi," katanya.

3. Ganjar ngaku dapat 6 ribu ucapan selamat di WhatsApp pasca pengumuman jadi Capres dari PDIP

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di rumah dinasnya Puri Gedeh Gajahmungkur Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di rumah dinasnya Puri Gedeh Gajahmungkur Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku banyak momen tak terduga setelah dirinya ditetapkan sebagai capres oleh PDIP untuk Pilpres 2024. Ia mengatakan banyak ucapan selamat yang membanjiri pesan WhatsAppnya. 

Ganjar bercerita tak kurang ada 6.091 pesan WhatsApp yang masuk ke handphonenya yang kebanyakan memberikan ucapan selamat karena telah jadi capres PDIP. 

"Kalau dihitung-hitung tinggal 6.091 pesan WA yang masuk. Yang miscall banyak banget. Kadang balesanku pakai stiker terima kasih. Aku kan suka bales WA. Ada juga yang bilang baru disebutkan gini aja gak bales," kata Ganjar ekslusif kepada IDN Times Rabu (26/4/2023) malam. 

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Tengah

See More