Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Strategi Kampus Hadapi Tantangan Karier Gen Z, Unsoed Gelar Job Fair

idntimes.com
Generasi muda di Purwokerto dan sekitarnya saat menghadiri Job Fair Unsoed 2026, Kamis (5/2/2026).(IDN Times/Foto : Uni Wahyuningsih)
Intinya sih...
  • Unsoed Job Fair dan Expo Kewirausahaan Mahasiswa 2026 sebagai jembatan penting antara dunia kampus dan dunia profesional
  • Job Fair 2026 dirancang lebih interaktif dan adaptif dengan model hybrid, menghadirkan perusahaan secara langsung dan memanfaatkan kanal digital
  • Dukungan pemerintah daerah terhadap langkah Unsoed dalam memperluas kesempatan kerja, serta tantangan dari generasi milenial dan Gen Z yang memiliki ekspektasi berbeda
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyumas, IDN Times - Tantangan dunia kerja bagi generasi muda kian kompleks. Persaingan ketat, perubahan lanskap industri akibat digitalisasi, hingga tuntutan keterampilan baru membuat lulusan perguruan tinggi tak lagi cukup hanya mengandalkan ijazah. Menyadari realitas tersebut, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menggelar Unsoed Job Fair dan Expo Kewirausahaan Mahasiswa 2026, yang resmi dibuka pada Kamis (5/2/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Unsoed ini dirancang sebagai ruang temu strategis antara mahasiswa, alumni, dunia industri, dan sektor kewirausahaan. Bukan sekadar ajang rekrutmen, job fair ini menjadi refleksi peran kampus dalam menjawab persoalan transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., berharap Job Fair dan Expo Kewirausahaan Mahasiswa 2026 dapat berdampak langsung pada peningkatan penyerapan tenaga kerja. Noor Farid menekankan bahwa peran kampus tak berhenti pada menghasilkan lulusan, tetapi juga memastikan mereka siap bersaing dan beradaptasi di dunia kerja yang dinamis.

"Tahun ini terdapat 10 booth perusahaan secara luring dan 15 perusahaan yang membuka rekrutmen secara daring. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi mahasiswa, alumni, dan mitra industri,"ujarnya.

1. Jembatan penting antara dunia kampus dan dunia profesional

idntimes.com
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memukul gong sebagai tanda dibukanya Unsoed Job Fair dan Expo Kewirausahaan Mahasiswa 2026, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi upaya Unsoed memperluas akses karier dan mendorong tumbuhnya wirausaha muda melalui kolaborasi kampus, dunia industri, dan pemerintah daerah., Kamis (5/2/2026).(IDN Times/Foto : Uni Wahyuningsih)

Pembukaan dihadiri jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, para dekan dan wakil dekan, hingga perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas serta mitra industri. Momen tersebut menandai komitmen berkelanjutan Unsoed dalam memperluas akses karier dan kewirausahaan bagi sivitas akademika.

Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Unsoed, Dr. Ratna Stia Dewi menyebut job fair sebagai jembatan penting antara dunia kampus dan dunia profesional. "Job Fair ini kami posisikan sebagai penghubung strategis antara mahasiswa dan alumni dengan dunia kerja maupun dunia kewirausahaan,"ujar Ratna.

Ia menjelaskan bahwa sejak 2023, Unsoed secara konsisten menggelar job fair dengan berbagai format. Mulai dari satu kali pelaksanaan pada 2023 dan 2024, meningkat menjadi dua kali pada 2025 melalui skema luring dan virtual, hingga direncanakan tiga kali pelaksanaan sepanjang 2026. Menurutnya, peningkatan frekuensi tersebut bukan sekadar kuantitas, tetapi respons terhadap dinamika kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.

2. Dirancang lebih interaktif dan adaptif

idntimes.com
Job Fair Unsoed 2026 dirancang lebih interaktif dan adaptif dengan melibatkan puluhan perusahaan ternama, Kamis (5/2/2026).(IDN Times/Foto : Uni Wahyuningsih)

Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, Job Fair 2026 dirancang lebih interaktif dan adaptif. Selain menghadirkan perusahaan secara langsung, Unsoed juga memanfaatkan kanal digital untuk memperluas jangkauan peluang kerja. Model hybrid ini dinilai lebih relevan dengan karakter generasi muda yang terbiasa mengakses informasi secara cepat dan digital.

Sejumlah perusahaan nasional dan internasional hadir membuka booth luring, di antaranya Kalbe Farma Tbk., Bank Mandiri, PT Sinar Sosro Gunung Slamat, Binus Online, SMS Finance, Arista Group, Qisqus, PT Intrias Mandiri Sejati, Royal Healthy, hingga PT China West Development Indonesia.

Tak hanya itu, Unsoed juga menghadirkan konsep Wall of Career, sebuah ruang informasi lowongan kerja daring dari berbagai perusahaan dan lembaga, seperti Muara Logam Indonesia, Intan Pariwara, Anugerah Mitra Perkasa Consulting, Arta Abadi, Agro Sari Farm, hingga sejumlah SPPG di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya.

Dalam Unsoed Job Fair dan Expo Kewirausahaan Mahasiswa 2026, ditegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang aktif menjawab tantangan zaman. Ditengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan cepat dunia kerja, kolaborasi antara kampus, industri, dan pemerintah menjadi kunci.

3. Dukungan pemerintah daerah dan tantangan gen Z

idntimes.com
Perindustrian Kabupaten Banyumas, Tasroh sebut job fair tidak hanya seremoni namun mampu menampung dunia kerja industri di Banyumas, Kamis (5/2/2026).(IDN Times/Foto : Uni Wahyuningsih)

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyambut positif langkah Unsoed. Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas, Tasroh, menilai kegiatan ini sejalan dengan visi daerah dalam memperluas kesempatan kerja dan mendorong kewirausahaan.

"Ini tidak hanya dijadikan agenda seremonial, tetapi bagian dari kewajiban moral institusi pendidikan untuk membuka akses lapangan kerja dan mendorong lahirnya wirausaha muda,"kata Tasroh.

Ia juga menyoroti perubahan karakter pencari kerja, khususnya dari kalangan milenial dan Gen Z, yang memiliki ekspektasi dan pendekatan berbeda dibanding generasi sebelumnya. Meski demikian, menurutnya, generasi muda saat ini memiliki keunggulan signifikan dalam literasi teknologi dan adaptasi digital.

Share
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Ketuk Pintu 9 Kelenteng di Pecinan Semarang Sambut Pasar Imlek Semawis

07 Feb 2026, 19:56 WIBNews