Pernah nggak sih, kamu merasa bersalah, cemas, atau bahkan mual setelah check out barang hobi yang sudah lama diincar? Padahal, gaji baru saja cair dan seluruh kebutuhan pokok sudah terjamin aman. Kalau kamu sering merasakan hal ini, jangan buru-buru melabeli diri sebagai si paling hemat. Hati-hati, bisa jadi kamu sedang mengidap money trauma (trauma keuangan)!
Kondisi psikologis ini menggambarkan hubungan emosional yang tidak sehat dan penuh ketakutan kronis terhadap uang. Akibatnya, otakmu terus-menerus terjebak dalam mode bertahan hidup (survival mode) meskipun dompetmu sedang tebal. Biar nggak terus-terusan tersiksa oleh pikiran sendiri, yuk bedah tanda-tandanya dan pelajari cara berdamai dengan finansialmu!
