Tas Ransel Penumpang Argo Muria Raib, Pencarian Dikebut di Tawang

- PT KAI Daop 4 Semarang menelusuri hilangnya tas ransel calon penumpang KA Argo Muria di selasar Stasiun Tawang pada Selasa, 30 Juli 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.
- Hasil rekaman CCTV menunjukkan tas diduga terjatuh di zona 3 ruang tunggu dan diambil seseorang tak dikenal yang kemudian meninggalkan area stasiun.
- Pihak KAI bersama Polsuska dan aparat terkait melakukan pencarian serta penyelidikan, sambil mengimbau masyarakat melapor jika menemukan barang tersebut.
Semarang, IDN Times - PT KAI Daop 4 Semarang sedang menelisik keberdaan tas ransel milik calon penumpang KA Argo Muria yang dilaporkan hilang di selasar Stasiun Tawang.
Tas itu hilang hari Selasa (30/7/2026) kemarin. Laporan disampaikan oleh calon penumpang KA 21 Argo Muria kisaran jam 16.30 WIB kepada petugas pos pengamanan stasiun.
Ia melaporkan kehilangan satu buah tas ransel warna hitam saat berada di area zona 3 ruang tunggu stasiun.
"Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas pos pengamanan stasiun langsung melakukan respons dengan melakukan pengecekan rekaman CCTV, pendataan laporan, serta koordinasi dengan Polsuska dan pihak terkait di Stasiun Semarang Tawang," kata Manajer Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif dalam keterangan yang diterima IDN Times, Kamis (2/8/2026).
Berdasarkan hasil penelusuran awal, katanya, calon penumpang terlihat berada di area zona 3 ruang tunggu sisi timur Tawang sekitar pukul 16.10 WIB.
Ketika itu, tas ransel yang dibawa calon penumpang diduga terjatuh di area tersebut. Beberapa menit kemudian, sekitar pukul 16.13 WIB, terlihat seseorang tidak dikenal mengambil barang tersebut dan meninggalkan area melalui pintu keluar stasiun.
Petugas gabungan dari Stasiun Semarang Tawang, Polsuska, dan security langsung melakukan upaya pencarian serta penelusuran lebih lanjut di area stasiun dan sekitarnya.
"Koordinasi dengan aparat terkait juga terus dilakukan untuk mendukung proses penanganan lebih lanjut," paparnya.
Sehubungan dengan peristiwa tersebut, KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa penumpang telah melaporkan kejadian ini kepada Polsek Semarang Utara untuk proses penyelidikan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan di area stasiun maupun selama perjalanan kereta api. Sistem pengawasan melalui CCTV aktif serta kehadiran petugas di lapangan terus dioptimalkan untuk mendukung pelayanan.
"Apabila masyarakat menemukan atau mengetahui informasi barang tersebut, dapat segera melaporkannya kepada petugas stasiun terdekat," tandasnya.


















