Temui Jokowi di Solo, Demokrat Bantah Ikut Campur Isu Ijazah Palsu

- Demokrat bantah terlibat isu ijazah palsu Jokowi
- Partai Demokrat menegaskan tidak ada keterkaitan dengan isu ijazah palsu Jokowi, menepis spekulasi yang mengaitkan SBY dan AHY.
- Afriansyah Noor menyatakan Demokrat tidak membangun politik dengan fitnah atau tuduhan tanpa dasar.
- Afriansyah percaya keabsahan ijazah Jokowi
- Dalam pertemuan dengan Jokowi, Afriansyah menyebut isu ijazah tidak dibicarakan dan ia yakin proses politik Jokowi sudah sesuai aturan.
- Ia tidak meragukan keabsahan ijazah Presiden ke-7 RI tersebut.
Surakarta, IDN Times – Partai Demokrat menegaskan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan isu ijazah palsu yang kembali diarahkan kepada Presiden ke-7 RI Joko “Jokowi” Widodo. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Afriansyah Noor, usai bertemu langsung dengan Jokowi di kediaman pribadinya di Solo, Minggu (8/2/2026).
1. Demokrat pastikan tidak ada peran SBY dan AHY

Afriansyah menepis berbagai spekulasi yang kerap mengaitkan Partai Demokrat, termasuk Ketua Majelis Tinggi SBY dan Ketua Umum AHY, dengan isu ijazah palsu Jokowi. Ia menyatakan tudingan tersebut sama sekali tidak berdasar dan bertentangan dengan nilai yang dianut partainya.
Menurut Afriansyah, Demokrat tidak pernah membangun politik dengan cara menebar fitnah atau tuduhan tanpa dasar. Ia menilai karakter SBY, AHY, dan seluruh kader Demokrat justru menjunjung etika, intelektualitas, serta politik yang santun.
“Partai Demokrat sangat tidak mungkin berada di balik isu semacam itu. Cara berpolitik kami jelas, menjunjung nasionalisme dan nilai religius, bukan dengan tuduhan,” tegasnya.
2. Afriansyah akui dan percaya ijazah Jokowi

Dalam pertemuan tersebut, Afriansyah menyebut isu ijazah sama sekali tidak menjadi bahan pembicaraan antara dirinya dan Jokowi. Secara pribadi, ia mengaku tidak meragukan keabsahan ijazah Presiden ke-7 RI tersebut.
Ia menilai perjalanan politik Jokowi hingga menjabat sebagai presiden telah melalui proses panjang dan berbagai tahapan formal yang semestinya sudah diverifikasi oleh banyak pihak.
“Saya secara pribadi tidak menyinggung soal itu, dan Pak Jokowi juga tidak. Saya yakin semua proses yang beliau jalani sudah sesuai aturan,” ujarnya.
3. Hubungan Jokowi dan SBY diklaim harmonis

Afriansyah juga menegaskan hubungan antara Jokowi dan SBY berada dalam kondisi baik. Bahkan, dalam perbincangan santai, Jokowi disebut sempat menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan, Jawa Timur.
Selain menyampaikan salam Jokowi untuk SBY dan AHY, Afriansyah turut menekankan pentingnya persatuan para tokoh bangsa dalam membangun Indonesia ke depan. Ia juga mendoakan Jokowi agar selalu diberi kesehatan serta berharap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat mendampingi Presiden Prabowo dengan baik demi kemajuan bangsa.



.jpg)














