Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Temui Jokowi, Khofifah Bahas soal Perang Tarif AS dan China
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertemu Presiden Jokowi di Solo.
  • Khofifah, Pangdam V/Brawijaya, dan Kapolda Jawa Timur membahas dampak perang tarif AS-China.
  • Pemprov Jawa Timur melakukan langkah antisipasi dengan komunikasi langsung kepada perusahaan besar dan mengundang Apindo.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui Presiden ke 7 RI Joko “Jokowi” Widodo di kediaman pribadinya di Sumber, Banjarsari, Solo, Selasa (15/4/2025). Khofifah datang bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto.

1. Bersilaturahmi ke Jokowi

Presiden ke-7 Joko “Jokowi” Widodo. (IDN Times/Larasati Rey)

Ketiganya tiba di kediaman Jokowi sekitar pukul 10.05 WIB. Rombongan langsung masuk ke kediaman Jokowi. Sekitar satu jam kemudian, Khofifah bersama Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jawa Timur keluar dari kediamanJokowi.

"Silaturahim halal bi halal Lebaran. Kebetulan kami diterima hari ini, Pak Pangdam, Pak Kapolda juga bersama sama bisa hari ini. Jadi nyambung lah waktunya," ujar Khofifah saat ditanya awak media terkait kedatanganya.

2. Bahas perang tarif

CNBC Indonesia

Lebih lanjut, ditanya soal pembicaraan dalam pertemuannya dengan Jokowi, Khofifah mengatakan salah satunya dampak dari perang tarif Amerika Serikat (AS) dan China.

"Beliau update bagaimana sebetulnya dampak ekonomi trade war perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Dan ini terjadi di seluruh dunia," jelasnya.

Khofifah juga mengatakan terkait antisipasi dampak perang tarif AS dan China, Pemprov Jawa Timur  telah melakukan sejumlah langkah.

"Saya matur (menyampaikan) secara personal melakukan komunikasi dengan owner perusahaan-perusahaan besar dan mengundang Apindo yang karyawannya lebih dari 4 ribu," ungkapnya.

3. Tak ada PHK soal dampak perang tarif

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa. (IDN Times/Larasati Rey)

Khofifah juga meminta jangan ada PHK, jikapun ada pengurangan produksi yang dilakukan adalah pengurangan jam kerja atau maksimal pengurangan hari kerja.

"Gak boleh ada kegalauan, kegusaran dalam suasana seperti itu. Bersama alhamdulillah Jatim dan Forkompinda plus berjalan beriringan," pungkasnya

Editorial Team

Related Article