Semarang, IDN Times - Fakta baru kematian siswa SMK Negeri 4 Semarang berinisial GRO (17 tahun) kembali terungkap. Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengatakan, Aipda RZ atau pelaku tidak melakukan tembakan peringatan sebelum menembakkan peluru ke korban GRO.
Terungkap Fakta, Aipda RZ Langsung Tembak Siswa SMK Semarang GRO

Take a Deeper Read
1. Aipda RZ meletuskan dua tembakan ke korban
"Tidak ada (tembakan peringatan)," ungkapnya di Halaman Mapolda Jateng, Kamis (28/11/2024).
Dalam kejadian tersebut, pelaku Aipda RZ langsung meletuskan dua tembakan dari ke arah tiga siswa SMK Negeri 4 Semarang. Dari penembakan itu menelan korban tewas GRO, sedangkan dua korban lainnya berinisial A dan S mengalami luka-luka.
2. Tembakan langsung mengarah ke korban
"Tembakan itu mengarah ke korban atau pelaku tawuran tersebut," ujarnya.
Kendati demikian, Artanto tidak memberikan keterangan secara detail apakah Aipda RZ dalam kondisi terancam saat melakukan penembakan. Sebab, setiap polisi harus mematuhi SOP terkait penggunaan senjata api.
3. Aipda RZ melakukan tindakan eksesif
"Jadi, kita menyebut yang bersangkutan melakukan tindakan eksesif atau tindakan berlebihan, dimana saat dia menggunakan alat kepolisian khusus seperti senjata api, pistol dan sebagainya harus sesuai SOP atau standar yang ada,’’ jelasnya.
Sehingga, lanjut Artanto, excessive action tidak dilakukan terhadap orang yang tawuran tersebut. Namun, hasil penyelidikan akan menentukan.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Makam GRO Korban Penembakan Aipda RZ Bakal Dibongkar Polda Jateng28 Nov 2024, 20:55 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Satu Siswa SMK 4 Semarang Kena Tembak Polisi Pulang ke Rumah27 Nov 2024, 10:12 WIB