Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tim SAR Gabungan Bagi Empat Sektor Pencarian Korban Longsor Pekalongan

Tim SAR Gabungan Bagi Empat Sektor Pencarian Korban Longsor Pekalongan
Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Share Article

Pekalongan, IDN Times - Hari ketiga pencarian korban banjir dan longsor di Desa Kasimpar, Petungkriyono, Pekalongan Timsar gabungan dibagi menjadi empat sektor, Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang mengatakan ada empat sektor yang menjadi konsentrasi evakuasi pada Kamis (23/1/2025).

Sektor pertama yakni pencarian korban di area rumah Pak Carik Kasimpar di tempat ini dikabarkan sebelum datangnya bencana ada belasan orang yang sedang berteduh,sektor kedua yakni area kafe Alo yang juga pada saat kejadian ada belasan hingga puluhan pengunjung. "Sektor pertama di sekitar area rumah pak carik yang kedua di sekitar kafe Alo dan kolam pemancingan," katanya.

Sedangkan sektor ketiga yakni personel SAR gabungan melakukan pencarian di sepanjang Sungai Welo hingga ke jembatan putus. Sedangkan sektor keempat yakni membuka akses jalan menuju ke lokasi. "Itu ada alat berat yang sekarang sudah ada empat unit dengan dilengkapi personel sehingga dapat membuka akses sehingga dapat menjangkau lokasi kejadian," kata Budiono.

Sementara itu pada hari kedua pencarian korban longsor di desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Rabu, (22/1/2025) tim SAR gabungan berhasil menemukan 4 korban meninggal dunia. Keempatnya atas nama Aisyah (P) , Ta'ari (L), Afkar Abiyan (L) dan Ta'adi (L).

Menurut keterangan dari Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang, untuk penemuan pertama atas nama Aisyah ditemukan di jarak 4,7 KM dari lokasi kejadian bencana (LKB) pada pukul 10.06 WIB, korban kedua atas nama Ta'ari ditemukan di sektor 2 di atas rumah pak Carik pada pukul 10.53 WIB.

Pada pukul 12.05 WIB tim SAR gabungan kembali menemukan seorang balita umur 5 bulan atas nama Afkar Arbiyan di sektor 1 tersangkut di pohon bambu yang berada di bawah tak jauh dari rumahnya. Dan terakhir tim SAR gabungan mendapatkan laporan dari warga ada yang melihat sesosok jasad di bawah jembatan putus, dan pada pukul 18.45 WIB berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dan teridentifikasi bernama Ta'adi.

"Dengan ditemukannya 4 korban, jadi hingga hari ini jumlah korban meninggal yang ditemukan total berjumlah 21 orang, dan yang masih dalam pencarian sebanyak 5 orang" Ungkap Budiono.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Dear Para Orang Tua! Jangan Biarkan Anak-anak Bermain di Rel KA, Ini Bahayanya

28 Jun 2026, 05:00 WIBNews