Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Wisata Gunung Tidar Ditutup Selama Pembekalan Para Menteri Prabowo

Wisata Gunung Tidar Ditutup Selama Pembekalan Para Menteri Prabowo
Foto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka. (dok. Tim Komunikasi Prabowo)
Share Article

Magelang, IDN Times - Kawasan obyek wisata Gunung Tidar dipastikan ditutup selama agenda pembekalan yang diikuti 40 lebih menteri Kabinet Merah Putih. 

Penutupan Gunung Tidar karena sejumlah lokasinya akan dijadikan tempat kunjungan bagi para menteri. 

"Memang sudah ada info kalau ada penutupan Tidar. Kami sudah terima kabar itu. Karena kemungkinan Tidar akan jadi tempat kunjungan para menteri. Cuman sejauh ini belum ada informasi alasannya apa sampai ditutup," ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disporapar Jateng, Aria Chandra Destianto kepada IDN Times, Selasa (22/10/2024). 

Lebih jauh, ia menjelaskan seluruh kawasan parkir Gunung Tidar juga akan digunakan untuk rombongan para menteri Kabinet Merah Putih. 

Secara khusus, ia pun berterima kasih dengan keputusan Prabowo yang menjadikan Kota Magelang sebagai tempat jujukan para menterinya. 

Pihaknya juga merasa terhormat mengingat Kota Magelang merupakan kota kecil namun dipilih menjadi lokasi pembekalan bagi para menteri. 

"Kami sangat berterima kasih Magelang dipilih menjadi tempat jujukan para menteri. Walaupun sampai sekarang instruksi dari pimpinan belum ada, tetapi kami tentu akan siapkan segala sesuatu dengan baik," papar Aria. 

Namun demikian pihaknya belum diberi arahan untuk menyiapkan penyambutan di sepanjang jalur wisata Magelang. Sementara ini pihaknya hanya menyebar imbauan kepada para kepala dinas Kota Magelang dan pelaku usaha wisata untuk turut menjaga ketertiban, kelancaran dan kenyamanan selama acara pembekalan para menteri berlangsung. 

"Tidak ada persiapan khusus di obyek wisata. Kita hanya pengawasan saja. Dan membuat imbauan saja. Pengamanan tempat wisata belum ada sampai saat ini, hanya saja kita juga sampaikan ke teman-teman daerah untuk menyiapkan SOP-nya standarnya apa saja yang harus dijalankan. Karena bisa dibayangkan kalau 40 menteri lebih dan para kabadan (kepala badan) ke Magelang maka semuanya akan tumplek blek," tutur Aria. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Ratusan Pensiunan Gruduk Kantor Bank di Purwokerto, Tuntut Hal Ini

26 Jun 2026, 19:22 WIBNews