Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wisudawan Doktor Undip Hasilkan 10 Artikel Scopus dari Satu Disertasi
Lulusan Program Doktor Teknik Kimia Undip, Dani Puji Utomo mengikuti Wisuda ke-183 Undip, Senin (27/7/2026). (dok. Undip)
  • Dani Puji Utomo, lulusan Doktor Teknik Kimia Undip, mengembangkan satu disertasi menjadi 10 artikel di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus.
  • Dani memanfaatkan Writing Camp LPPM Undip dan klinik manuskrip Fakultas Teknik, serta mendorong dosen konsisten meneliti dan menulis artikel ilmiah.
  • Pada Wisuda ke-183, Undip meluluskan 5.925 orang termasuk 109 doktor; rektor menilai capaian Dani mencerminkan budaya riset berluaran internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
27–31 Juli 2026

Wisuda ke-183 Undip digelar dalam lima tahap. Dani Puji Utomo menjadi salah satu lulusan Program Doktor Teknik Kimia dan mendapat apresiasi atas 10 artikel Scopus dari satu disertasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dani Puji Utomo menghasilkan 10 artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus dari satu penelitian disertasi doktoralnya di Teknik Kimia Universitas Diponegoro.
  • Who?
    Dani Puji Utomo, dosen muda Teknik Kimia Undip dan lulusan Program Doktor Teknik Kimia, mendapat apresiasi. Rektor Undip Suharnomo turut menyoroti capaian tersebut.
  • Where?
    Capaian tersebut terkait pendidikan doktoral Dani di Universitas Diponegoro, Semarang, termasuk pendampingan melalui LPPM Undip dan Fakultas Teknik.
  • When?
    Apresiasi diberikan saat Wisuda ke-183 Undip pada Senin, 27 Juli 2026. Wisuda berlangsung dalam lima tahap pada 27–31 Juli 2026.
  • Why?
    Dani mengembangkan hasil disertasinya menjadi publikasi ilmiah agar gagasan dan inovasi akademik dapat menjangkau lebih banyak pihak, bukan hanya memenuhi kewajiban studi doktoral.
  • How?
    Ia mengolah satu riset disertasi menjadi 10 manuskrip dan memanfaatkan Writing Camp LPPM Undip serta klinik manuskrip Fakultas Teknik selama proses penulisan dan pengembangan publikasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dani Puji Utomo lulus doktor Teknik Kimia di Undip. Ia membuat 10 tulisan ilmu dari satu penelitian sekolahnya. Tulisan itu masuk jurnal luar negeri Scopus. Dani dibantu Writing Camp dan klinik menulis di kampus. Sekarang ia jadi satu dari 109 lulusan doktor Undip dan mengajak dosen lain tetap menulis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Capaian Dani Puji Utomo memperlihatkan bagaimana riset doktoral dapat berkembang menjadi kontribusi ilmiah yang lebih luas melalui ketekunan peneliti dan dukungan kampus. Pemanfaatan Writing Camp serta klinik manuskrip menunjukkan ekosistem pendampingan Undip membantu mengolah satu disertasi menjadi publikasi internasional yang diakui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Menyelesaikan disertasi menjadi pintu terakhir bagi mahasiswa doktor untuk meraih gelar akademik tertinggi. Namun, Dani Puji Utomo membawa penelitian doktornya di Universitas Diponegoro (Undip) lebih jauh.

Dari satu disertasi, ia berhasil melahirkan 10 artikel ilmiah yang terbit di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus. Capaian tersebut membuat Dani mendapat apresiasi saat mengikuti Wisuda ke-183 UNDIP, Senin (27/7/2026).

Ia menjadi salah satu lulusan Program Doktor Teknik Kimia dalam wisuda yang digelar lima tahap pada 27–31 Juli 2026. Menariknya, 10 publikasi tersebut bukan kumpulan penelitian dari berbagai proyek. Seluruh artikel bersumber dari penelitian disertasi yang dikerjakan Dani selama menempuh pendidikan doktoral.

1. Satu disertasi dikembangkan menjadi 10 artikel Scopus

Universitas Diponegoro (Undip) meluluskan sebanyak 5.925 wisudawan dalam prosesi Wisuda ke-183 yang diselenggarakan dalam lima tahap pada 27–31 Juli 2026 di Muladi Dome. (dok. Undip)

Dani yang juga merupakan dosen muda Teknik Kimia Undip mampu mengembangkan hasil penelitian disertasinya menjadi 10 artikel ilmiah.

Seluruh artikel tersebut berhasil diterbitkan pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus. Dari balik produktivitas publikasinya, Dani mengungkapkan proses menulis tidak dijalani sendirian. Ia memanfaatkan sejumlah program pendampingan penulisan ilmiah yang tersedia di kampus.

Salah satunya Writing Camp yang rutin diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undip. Dani juga mengikuti klinik manuskrip di Fakultas Teknik untuk mengembangkan publikasi ilmiahnya.

“Saya berterima kasih karena peran Undip begitu besar dalam proses ini. LPPM, misalnya, rutin mengadakan Writing Camp. Saya juga aktif mengikuti klinik manuskrip di Fakultas Teknik,” kata Dani.

2. Dani dorong dosen tak berhenti menulis

Universitas Diponegoro (Undip) meluluskan sebanyak 5.925 wisudawan dalam prosesi Wisuda ke-183 yang diselenggarakan dalam lima tahap pada 27–31 Juli 2026 di Muladi Dome. (dok. Undip)

Bagi Dani, publikasi ilmiah bukan sekadar kewajiban akademik untuk menyelesaikan pendidikan doktor. Penelitian yang dipublikasikan juga menjadi jalan agar gagasan dan inovasi akademisi dapat menjangkau lebih banyak pihak.

Ia pun mendorong sesama dosen untuk konsisten melakukan penelitian dan menulis artikel ilmiah.

“Pesan saya untuk rekan-rekan dosen, tetap semangat menulis karena kontribusi kita turut mendukung pemeringkatan universitas, sekaligus menghasilkan gagasan dan inovasi yang berdampak serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Produktivitas Dani menjadi sorotan di tengah Wisuda ke-183 Undip yang meluluskan 5.925 orang. Dari jumlah itu, 109 orang merupakan lulusan program doktor, 553 magister, 103 spesialis, 378 profesi, 4.106 sarjana, dan 677 sarjana terapan.

Sebanyak 65,49 persen dari keseluruhan wisudawan tercatat menyelesaikan pendidikan dengan predikat cum laude.

3. Undip soroti budaya riset mahasiswa doktor

Universitas Diponegoro (Undip) meluluskan sebanyak 5.925 wisudawan dalam prosesi Wisuda ke-183 yang diselenggarakan dalam lima tahap pada 27–31 Juli 2026 di Muladi Dome. (dok. Undip)

Rektor Undip, Suharnomo menilai capaian Dani menunjukkan penelitian mahasiswa doktor tidak berhenti pada disertasi sebagai syarat kelulusan.

Menurutnya, publikasi di jurnal internasional menjadi salah satu luaran dari budaya penelitian yang ingin dibangun universitas.

“Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa doktor UNDIP tidak hanya mampu menyelesaikan studi tepat waktu, tetapi juga menghasilkan luaran penelitian yang diakui di tingkat internasional,” katanya.

Undip sendiri terus mendorong ekosistem penelitian melalui berbagai fasilitas dan program pendampingan akademik. Dalam konteks publikasi, pengalaman Dani menunjukkan pendampingan seperti Writing Camp dan klinik manuskrip dapat dimanfaatkan peneliti untuk mengolah hasil riset menjadi artikel ilmiah.

Dani pun menjadi satu dari 109 lulusan doktor pada Wisuda ke-183 Undip. Namun, produktivitasnya menerjemahkan satu penelitian disertasi menjadi 10 publikasi Scopus membuat kelulusannya memiliki cerita tersendiri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article