Pertandingan cabor para e-sport di Peparnas XVII Solo tahun 2024. (Dok/PB Peparnas XVII)
Pihaknya melihat para atlet yang bertarung di PEPARNAS XVII kali ini memiliki potensi dan semangat tinggi untuk berkembang.
"Ini yang menarik. Kami melihat mereka benar-benar antusias untuk belajar. Aktif di diskusi-diskusi soal game,” ujarnya.
Sebagai informasi, ajang e-football tuna daksa diikuti tujuh atlet dari penjuru Indonesia. Adapun ajang Mobile Legend yang berstatus ekshibisi diikuti 19 atlet. Pada dua hari, Senin-Selasa (7-8/10/2024), peserta ekshibisi diberi materi seputar transisi dari gamer menjadi atlet profesional.
Tak hanya kemampuan teknikal, para atlet diberi ilmu soal pentingnya nutrisi, mental, cara latihan, dan pemanasan sebelum bertanding. Sementara mulai Rabu, peserta ekshibisi Mobile Legend mulai praktik bertanding dalam coaching clinic.
"Hari ini (Rabu) para atlet mulai memegang device atau handphone. Semua atlet kami beri device dengan standar yang sama. Diharapkan mereka sudah terbiasa dengan device tersebut sehingga tidak kaget jika mereka lanjut ke ajang internasional,” ujar Technical Delegate (TD) Para E-Sport PEPARNAS XVII, Kent Trufano.