Sosok Stefan Keeltjes Kendal Tornado, Masuk Nominasi Best Coach 2025
- Stefan Keeltjes, pelatih Kendal Tornado FC, masuk nominasi Best Coach Championship 2025/2026 berkat keberhasilannya mengangkat performa tim Laskar Badai Pantura sepanjang musim.
- Di bawah racikan strategi penuh determinasi dan mental kuat, Kendal Tornado FC meraih 50 poin serta finis di posisi keempat Grup Timur pada musim perdananya.
- Sebagai putra legenda Rudy William Keltjes, Stefan menjadikan nominasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kepelatihan dan mendukung kemajuan sepak bola Indonesia.
1. Berhasil angkat performa tim Laskar Badai Pantura

Pelatih asal Surabaya itu masuk nominasi bersama sederet pelatih kawakan seperti Rahmad Darmawan, Widodo Cahyono Putro, Ansyari Lubis serta juru taktik muda Ade Suhendra.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilannya dalam mengangkat performa tim Laskar Badai Pantura sepanjang musim kompetisi.
"Tentu sebuah kehormatan bagi saya, apalagi ada coach Widodo, coach Rahmad, Ansyari Lubis yang menangani tim-tim raksasa," ungkapnya, Jumat (8/5/2026).
2. Meracik permainan penuh determinasi tinggi

"Harapan saya tentu bisa memenangkan prestasi itu ya. Karena bisa menjadi kebanggaan bagi Kendal Tornado FC," ujarnya.
Stefan Keeltjes meracik Kendal Tornado FC dengan permainan penuh determinasi tinggi, strategi matang, serta kemampuan membangun mental bertanding para pemain.
Berdasarkan statistik, tim dengan ciri khas warna oranye itu meraih 50 poin hasil 15 kemenangan, lima seri dan tujuh kekalahan sekaligus menempatkan Kendal Tornado FC finish di posisi keempat Grup Timur.
3. Pelecut semangat tingkatkan kualitas sebagai pelatih
Kehadiran putra dari legenda sepak bola Indonesia Rudy William Keltjes di bangku pelatih itu menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan tim bersaing di papan atas Championship musim 2025/2026.
Apalagi, Kendal Tornado FC menjalani musim perdana di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia banyak memaksimalkan pemain-pemain muda, termasuk jebolan Liga Nusantara musim lalu.
"Nominasi ini juga menjadi pelecut semangat saya untuk terus meningkatkan kualitas sebagai pelatih. Saya ingin terus belajar dan berkembang dan harapannya ikut membantu perkembangan dan prestasi sepak bola kita," tandasnya.






.jpg)
.jpg)







.jpg)