Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

10 Pemain Persiku Kudus Tak Berkutik Hadapi Deltras di Surajaya

10 Pemain Persiku Kudus Tak Berkutik Hadapi Deltras di Surajaya
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/Kelvin Stuttard)
Intinya Sih
  • Persiku Kudus kalah 1-2 dari Deltras Sidoarjo di Stadion Surajaya setelah bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama akibat kartu merah Putra Chaniago.
  • Neville Tengeg menjadi bintang kemenangan Deltras lewat dua golnya, sementara Persiku hanya mampu membalas satu gol melalui Caique Souza sebelum turun minum.
  • Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Persiku dengan dua kekalahan beruntun, namun posisi mereka tetap aman di peringkat ketujuh klasemen Grup Timur Championship 2025/2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kudus, IDN Times - Persiku Kudus gagal memutus catatan negatif di kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Tim dengan julukan Macan Muria ini mengalami kekalahan dari Deltras Sidoarjo saat bertanding di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (27/4/2026). Persiku menyerah dengan skor akhir 1-2.

Persiku susah payah melawan Deltras. Macan Muria mesti bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama karena Putra Chaniago diberi hukuman kartu merah. Ini membuat Persiku kesulitan mengejar ketertinggalan gol hingga akhir pertandingan.

1. Persiku bermain dengan sepuluh pemain pada babak pertama

Ini merupakan pertandingan tidak mudah bagi Persiku Kudus. Meski diuntungkan dengan pertandingan kandang, Macan Muria dipaksa menghadapi permainan agresif Deltras Sidoarjo. Bahkan, gebrakan tim tamu turut menghadirkan petaka bagi Persiku.

Deltras berhasil mencuri gol terlebih dahulu pada menit ke-15. Gol tersebut datang dari penyelesaian akhir Neville Tengeg. Striker asing berkebangsaan Kamerun mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan kiper Komang Aryantara.

Persiku Kudus merespons dengan meningkatkan tensi permainan. Hanya saja, petaka kembali terjadi saat memasuki menit ke-38. Macan Muria kehilangan satu pemain setelah Putra Chaniago diganjar kartu kuning kedua. Ini membuat Persiku bermain dengan sepuluh pemain.

Hebatnya, Persiku membuat gebrakan jelang babak pertama usai. Mereka mencetak gol penyama kedudukan lewat kontribusi Caique Souza pada menit tambahan 45+2. Penyerang asing berpaspor Brasil itu mencetak gol usai menerima umpan Igor Costa. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga waktu jeda.

2. Gol Neville Tengeg menjadi mimpi buruk Persiku

Tempo pertandingan tidak berubah saat memasuki babak kedua. Persiku Kudus dan Deltras Sidoarjo sama-sama melakukan jual-beli serangan. Hanya saja, tidak ada gol tercipta hingga paruh babak.

Sialnya, Persiku ditimpa petaka tak lama kemudian. Mereka kecolongan melalui gol Neville Tengeg pada menit ke-70. Striker asing Deltras itu mencetak gol pembeda usai memanfaatkan kelengahan di barisan pertahanan tim Macan Muria. Gol ini membuat Deltras unggul 2-1.

Persiku Kudus tak tinggal diam. Meski bermain dengan sepuluh pemain, Macan Muria mencoba membalas lewat berbagai upaya. Mereka sempat menciptakan peluang emas melalui tandukan kepala Igor Costa pada menit ke-79. Tendangan spekulasi Caique Souza turut mengancam gawang Deltras selang beberapa menit kemudian.

Namun, seluruh upaya Persiku tetap menemui jalan buntu. Mereka gagal mencetak gol penyama kedudukan hingga pertandingan berakhir. Ini membuat Macan Muria mengalami kekalahan tipis 1-2 dari Deltras dalam pertandingan kandang di Stadion Surajaya, Lamongan.

3. Persiku gagal memutus catatan negatif

Hasil tersebut memperpanjang rapor negatif Persiku Kudus di Grup Timur Championship 2025/2026. Pasalnya, Macan Muria juga mengalami kekalahan 1-2 dari PSS Sleman pada laga sebelumnya, Senin (20/4/2026). Ini membuat Persiku mengalami dua kekalahan beruntun.

Untungnya, hasil tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap situasi Persiku Kudus di klasemen sementara Grup Timur. Macan Muria tetap menempati peringkat ke-7 dengan mengumpulkan 27 poin dari 26 pertandingan. Persiku dipastikan terhindar dari hukuman degradasi serta bertahan di Championship musim depan.

Persiku wajib menjadikan kekalahan dari Deltras sebagai bahan berbenah. Ini adalah bekal Macan Muria untuk menghadapi Persipura Jayapura pada 3 Mei 2026 mendatang. Ini sekaligus menjadi laga terakhir bagi kedua tim pada fase penyisihan Championship 2025/2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest Sport Jawa Tengah

See More